Polisi Jadikan Pasien Covid-19 sebagai Tersangka, Sebarkan Chat Mesum LGBT, Kepada Siapa?

Nyedulur
  • 6 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: JPNN.

Polda Metro Jaya bergerak cepat. Dalam tempo dua hari, polisi telah menetapkan seorang pasien laki-laki virus corona yang dirawat di RS Darurat Wisma Atlet dijadikan tersangka. Kenapa?

Pasien tersebut telah menyebarkan konten pornografi di media sosial. Terlebih konten porno itu ditujukan kepada salah satu tenaga medis sesama laki-laki. Alias LGBT.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan ada perbedaan status antara pasien dan tenaga medis. Di mana pasien langsung ditetapkan tersangka, sedangkan tenaga medis berstatus saksi.

“Sudah (tersangka), karena dialah penyebarnya, dilaporkan sebagai penyebar akun. Ada tiga akun yang disebarkan video porno ini,” katanya, Minggu 27 Desember 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Yusri menyebutkan ada tiga akun yang dilaporkan RS Wisma Atlet. Namun sejauh ini tenaga medis yang sebelumnya adalah relawan, telah dinonaktifkan oleh pihak RS.

Sebetulnya, lanjut Yusri, pasien tersebut masih menjalani perawatan intensif. Menurutnya, polisi akan memanggil sejumlah saksi dan ahli untuk menyidik kasus ini.

“Pagi tadi sudah gelar perkara, dan sudah dinaikkan ke sidik. Nanti akan kita panggil lagi relawan tersebut, sebagai saksi, termasuk saksi ahli,” Yusri menjelaskan.

Sebelumnya seorang pemilik akun @bottialter mengunggah tangkapan layar percakapan porno sejenis pada Jumat 25 Desember 2020.

Unggahan itu ditujukan kepada tenaga medis RS Wisma Atlet. Usut punya usut, pemilik akun tersebut adalah pasien Covid-19. Tentu unggahan itu menjadi geger jagat maya. Kini akun tersebut telah digembok pemiliknya.

Artikel Lainnya