nyedulur.com

Polisi Beri Izin Kegiatan Habib Rizieq, Warga Papua: Apa Ini Negara Adil?

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Pemberian izin keramaian kepada Habib Rizieq membuat warga Papua resah. Mereka menganggap polisi diskriminatif tentang perizinan kepada sesama warga.

Hal ini yang membuat Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua yang tergabung dalam Papua Menggugat menggelar demo di Jakarta, Senin 16 November 2020.

Salah satu peserta aksi, John Tinmeva mengatakan bahwa polisi tebang pilih dalam memberikan perizinan. Masalah lain, rakyat Papua tidak diperbolehkan menggekar aksi oleh polisi setempat.

“Tapi ketika Habib Rizieq pulang dari Arab, tanpa masker, tanpa pengamanan, bebas mereka. Tapi rakyat Papua mengadakan kegiatan dengar pendapat yang dilakukan MRP, ditutup, dikeluarkan maklumat oleh Polda Papua. Apa ini negara adil? Negara hukum?" kata John saat berorasi.

Sebelumnya warga Papua mengajukan izin untuk menggelar aksi yang meliputi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja, Blok Wabu, dan otonomi khusus. Namun ketiga aksi itu tidak mendapat izin dari kepolisian.

“Sekarang Wamena, Paniai, Papua Barat, menyampaikan pendapat menolak otonomi khusus. Tapi tidak diterima. Apa ini negara hukum?" lanjutnya.

Artikel Lainnya