nyedulur.com

Pilwali Surabaya Panas, Risma Dilaporkan ke Polda, DIbela 65 Advocat, Kapan Selesai?

Suara
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Masa kampanye pemilihan Wali Kota Surabaya memanas. Pokok permasalahannya adalah pernyataan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang menganggap Eri Cahyadi sebagai ‘anak’.

Sementara Eri Cahyadi adalah calon Wali Kota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan dan PSI. Adapun calon wakilnya adalah Armuji.

Pernyataan Risma, sapaan Tri Rismaharini yang menganggap Eri Cahyadi sebagai anak telah memantik reaksi. Advokat sekaligus politikus Partai Gerindra, Abdul Malik melaporkan Risma ke Polda Jatim.

Dikutip dari Suara, ada dua poin aduan. Pertama pernyataan Risma saat kampanye yang menyatakan calon wali kota Eri Cahyadi merupakan anaknya. Poin kedua terkait cuti kampanye. Pada laporan itu, Risma dianggap belum mengajukan cuti kampanye.

Laporan polisi itu pun menumbuhkan empati dari sejumlah kalangan. Salah satunya dari kelompok advokat. Para praktisi hukum sepakat bersatu memberikan dukungan kepada Risma.

Wujud dukungan itu tergambar lewat pembentukan sebuah wadah. Yakni "Advokat Anak-anak Bu Risma Bersatu" yang beranggotakan 65 pengacara.

Juru bicara Advokat Anak-anak Bu Risma Bersatu, Rio Dedy Heryawan menjelaskan bahwa laporan tersebut sangat tidak berdasar. Menurutnya cenderung lucu.

“Kan itu kata kiasan. Karena Mas Eri memang dididik Bu Risma. Ini kan sama dengan Bu Risma selalu bilang bahwa seluruh anak di Surabaya ini adalah anaknya, sehingga beliau mati-matian membela, mulai menyelenggarakan sekolah gratis, memberi beasiswa, merawat anak telantar, membina anak jalanan dan sebagainya,” katanya.

Rio menambahkan bahwa para pengacara prihatin karena kondisi menjelang Pilwali Surabaya. Dia khawatir situasi makin tidak kondusif. Dia menuding ada calon tertentu yang bermanuver dengan segala cara untuk menyerang Risma. Ini tudingannya.

Artikel Lainnya