nyedulur.com

Perut Kembung Setelah Makan Wajar Nggak Sih? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Greenmatters.

Perut kembung bisa menjadi gangguan lingkungan. Apalagi jika sedang ngobrol atau diskusi dengan rekan bisnis. Sukur-sukur saat kembung tidak keluar gas. Bila gas ngotot keluar, acara bisa bubrah!

Masalah ini bisa saja muncul setelah menikmati hidangan. Kondisi tersebut bisa membuat perut terasa sesak, penuh gas, ataupun terasa kencang. Anda tak perlu khawatir. Kembung atau begah sudah umum terjadi. Wajar itu.

Dilansir dari Medical News Today melalui Kompas, rasa begah atau kembung setelah makan merupakan sesuatu yang wajar.

Diketahui bahwa proses pencernaan secara alami menghasilkan gas. Selain itu, udara juga bisa masuk ke saluran pencernaan saat seseorang makan dan minum. Beberapa jenis makanan dan minuman juga bisa memicu timbulnya rasa begah.

Di antaranya apel, kacang polong, brokoli, kembang kol, selada, produk susu, bawang, pir, asupan terlalu asin, makanan berlemak, dan minuman bersoda.

Sendawa dan kentut umumnya bisa membantu mengatasi penumpukan gas dan udara di usus ini. Jika susah sendawa atau kentut, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi perut begah setelah makan.

Cobalah beranjak dari tempat duduk, kemudian berjalan ringan. Sebentar saja. Tak hanya meredakan perut begah setelah makan, olahraga ringan ini juga bisa memberikan bonus tubuh jadi lebih bugar.

Konsumsi makanan mengandung probiotik dapat mengatur keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Hal itu dapat mengurangi rasa perut begah. Bakteri baik di dalam usus dapat menunjang kinerja enzim yang membantu memecah karbohidrat, lemak, dan protein di dalam pencernaan.

Jangan sepelekan minuman jahe panes. Minuman herbal ini bisa mengatasi masalah pencernaan. Ya itu tadi, saat perut begah dan kembung. Berdasarkan studi pada 2013 membuktikan manfaat jahe untuk meredakan kembung. Sering minum jahekah?

Artikel Lainnya