Perhatikan Ini, Cara Aman Konsumsi Jamu dan Obat Pelangsing untuk Kontrol Berat Badan

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Healthline.

Membahas diet tidak pernah bisa habis. Banyak metode maupun cara untuk mengontrol atau menurunkan berat badan. Tidak sebatas pada menjaga pola makan maupun berolahraga.

Ada banyak cara dilakukan agar tetap menjaga tubuh tetap ideal. Misalnya dengan mengonsumsi makanan atau minuman herbal hingga menggunakan obat pelangsing.

Bicara soal makanan dan minuman herbal untuk diet, ada pula yang mengonsumsi jamu. Sebab obat pelangsing atau jamu tidak kalah populer, karena mudah dijumpai. Biasanya obat tersebut menyerupai kapsul, pil atau dikemas dalam bentuk teh.

Menurut Guru Besar Pangan dan Gizi IPB, Ali Khomsan, banyak sekali jamu, herbal, atau obat pelangsing yang beredar, tetapi semua memiliki kinerja kurang lebih serupa.

“Herbal itu kan bisa menekan nafsu makan, sehingga asupan enggak terlalu tinggi. Kalau coba herbal lalu merasa kenyang lebih lama, silakan dicoba. Diet itu individual, ada yang cocok dan ada yang enggak,” ujar Ali dikutip dari CNN Indonesia.

Dia lantas memberikan beberapa saran agar konsumsi obat dan jamu pelangsing tetap aman di tubuh.

Usahakan mengonsumsi obat dan jamu pelangsing selama sebulan. Ini dengan catatan, saat kali pertama dikonsumsi obat tidak menimbulkan efek samping.

Jika berat badan turun setengah kilogram selama seminggu, ini terbilang baik, meski tidak begitu dirasakan tubuh. Mungkin Anda sulit mendeteksi, karena rata-rata timbangan berat badan satuan terkecilnya kilogram. Sehingga tidak sensitif untuk mendeteksi penurunan 0,5 kilogram.

Menurut Ali, sebulan terbilang ideal untuk melihat penurunan berat badan dan bisa terdeteksi timbangan berat badan.

Obat dan jamu pelangsing tak jarang mengklaim diri mampu menekan nafsu makan. Namun ketika nafsu makan tidak berkurang, makan tetap lahap, berarti obat dan jamu pelangsing tidak cocok dikonsumsi.

“Di sini proses metabolisme diperlambat. Artinya, pemecahan karbohidrat lambat, ada kesan kenyang lebih lama. Biasanya habis makan terus ngemil, tapi dengan konsumsi ini keinginan untuk itu berkurang,” jelasnya.

Kemudian, cek jika tubuh merasa lemas, loyo hingga aktivitas terganggu. Ini berarti konsumsi obat atau jamu pelangsing sebaiknya dihentikan. Nafsu makan Anda ditekan tapi malah membuat Anda tidak produktif.

Artikel Lainnya