nyedulur.com

Perayaan Unik di Penjuru Dunia Sambut Tahun Baru, Warga Cile Tidur di Makam Orang yang Dikasihi

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Shutterstock.

Perayaan malam pergantian tahun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada perayaan. Pemerintah melarang ada keramaian maupun kerumunan.

Situasi ini tidak hanya di Indonesia. Sejumlah negara juga menyambut pergantian tahun baru dengan kesederhanaan. Malah dengan kesedihan dan serba keterbatasan.

Banyak yang tidak bisa merayakan malam pergantian tahun. Termasuk merayakan di luar negeri. Sebab sejumlah negara mengeluarkan larangan akses bagi orang asing.

Tapi ada kok perayaan yang unik di tengah kesederhanaan akibat global pandemic covid-19. Dikutip dari Pop Mama, ada tujuh negara yang memiliki perayaan unik dalam menyambut tahun baru.

Di Spanyol masih menjaga tradisi makan 12 anggur. Eits, tapi makanan ini tidak dianjurkan untuk anak-anak.

Tradisinya, warga akan memasukkan 12 anggur ke dalam mulut dan mengunyahnya tepat di jam 12 malam. Bagi yang berhasil melakukannya, akan dipenuhi keberuntungan selama 12 bulan ke depan.

Orang Jepang terbiasa membunyikan lonceng sebanyak 108 kali! Ini juga sejalan dengan kepercayaan Budha. Tradisi ini mengatakan bisa membawa kejernihan.

Di lain sisi, tradisi membunyikan lonceng ini juga dipercaya memberi keberuntungan. Namun tidak ada yang tahu pasti kenapa harus dibunyikan 108 kali.

Ini yang paling ditunggu. Warga Estonia melakukan makan tujuh kali sehari, hingga perut mereka benar-benar kenyang. Tradisi ini diyakini memberi keberuntungan dan segala doa baik bisa terwujud sepanjang tahun. Semoga perut tidak jebol.

Masyarakat Cile malah punya kegiatan super aneh. Mereka tidur di samping makam orang yang dikasihi. Kok?

Artikel Lainnya