Penumpang Kapal Laut Sepi, Angkutan Nataru di Tanjung Perak Turun Drastis, Ini Penyebabnya

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Pelindo III.

Angkutan penumpang kapal laut pada libur Natal dan Tahun Baru menunjukkan tren menurun. Berdasarkan dari PT Pelabuhan Indonesia menunjukkan penurunan yang cukuo signifikan.

Catatan operator pelabuhan itu menunjukkan bahwa jumlah penumpang kapal laut hanya 39 ribu. Data itu terdeteksi sejak H-7 hingga H-1 atau hingga Kamis 24 Desember 2020. Padahal catatan itu dihitung di seluruh pelabuhan yang meliputi tujuh provinsi.

“Pada periode H-7 hingga H-1 tahun lalu jumlah penumpang mencapai 98 ribu orang,” kata VP Corporate Communications Pelindo III R. Suryo Khasabu dalam siaran persnya, Kamis, 24 Desember 2020.

Dia menyebutkan penumpang tertinggi tercatat di Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di Pelabuhan ini terdata 8.400 penumpang turun melalui pelabuhan di wilayah timur Indonesia itu.

Kepadatan penumpang lainnya terpantau di Pelabuhan Tanjung Perak dengan 6.400 orang dan Pelabuhan Maumere 3.000 orang.

Suryo menyebut penurunan jumlah penumpang ini tak lepas dari kondisi pandemi Covid-19. Imbauan untuk tidak bepergian hingga membuat masyarakat mempertimbangkan perjalanan.

Selain itu, pemerintah telah menerbitkan imbauan agar tidak berkerumun. Termasuk pemangkasan libur dan kewajiban melakukan rapid test antigen.

Meski demikian, Suryo memastikan semua layanan tetap tersedia pada libur akhir tahun ini. Pos koordinasi terpadu angkutan Nataru disiagakan untuk jaminan kelancaran dan keamanan penertiban protokol kesehatan Covid-19.

“Pos tersebut akan beroperasi dari tanggal 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021,” lanjut mantan Deputy Corporate Communication Regional Bali dan Nusa Tenggara.

Artikel Lainnya