Penuh Emosi dan Amarah, Jemput Anak di Rumah Mantan Bawa Celurit, Pria Probolinggo Dipolisikan

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Warta Bromo.

Rumah tangga Abdullah (32) telah bubrah sejak lima tahun silam. Warga Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo itu bercerai dengan istrinya sekitar tahun 2016 dan telah dikaruniai anak.

Selanjutnya, pasangan ini tinggal di rumah masing-masing. Namun Abdullah kangen dengan anaknya. Kebetulan sang buah hati ikut dengan mantan istrinya.

Sayang, Niat Abdullah untuk berkumpul dengan anaknya sirna. Sebab, dia harus berurusan dengan polisi setempat.

Maalahnya Abdullah datang ke rumah mantan istrinya membawa senjata tajam, jenis celurit. Memangnya kenapa?

Diketahui Abdullah marah-marah dan penuh emosi sambil mengacungkan celurit, hanya untuk bertemu anaknya. Tak pelak mantan istrinya takut dan melaporkan ke polisi pada awal Februari

“Mantan istri tidak memperbolehkan anaknya dibawa pelaku, dan memilih bersembunyi, karena takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Karena pelaku dalam keadaan emosi,” kata Kapolsek Maron, Iptu Samiran mengutip Warta Bromo, Kamis 25 Februari 2021.

Abdullah berniat menjemput anaknya yang tinggal di rumah mantan istri yang telah diceraikan 5 tahun silam. Namun bukannya menjemput dengan baik-baik.

Pria ini malah mengancam sang mantan dengan celurit. Mantan istrinya pun takut dan khawatir bakal terjadi hal yang tidak diinginkan.

Artikel Lainnya