Pemudik Ngomel-ngomel di Suramadu, Sampai Teriak, Oooh, Ini Ternyata

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beritajatim.

Libur Lebaran telah berakhir. Sebab mulai Senin 16 Mei 2021 seluruh perkantoran memulai aktivitas dengan normal. Dengan kata lain warga mendapat jatah libur lima hari sejak Rabu 12 Mei lalu.

Momen hari ini diprediksi akan terjadi puncak arus balik. Meskipun pemerintah telah melarang mudik Lebaran. Namun tidak sedikit warga yang nekat pulang kampung untuk berlibur sekaligus silaturahmi dengan keluarga.

Larangan itu dikhawatirkan memicu lonjakan Covid-19. Salah satu alasan itulah yang menyebabkan Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan penyekatan di Jembatan Suramadu.

Penyekatan dilakukan di sisi pintu keluar Surabaya. Langkah ini dilakukan setelah terjadi peningkatan lonjakan arus balik kendaraan roda dua pada H+2 atau Sabtu 15 Mei 2021.

Petugas mulai menyekat para pengendara roda dua yang melintas dan memberhentikan secara random di pintu keluar Suramadu.

Pengendara diminta melakukan swab antigen yang telah disediakan. Dari ratusan pengendara kendaraan roda dua rata-rata mereka baru saja kembali dari kampung halamannya di Madura.

Bahkan tak sedikit dari para pemudik menolak di periksa swab antigen. Salah satunya adalah Nova. Dia menolak mengikuti rapid antigen dengan alasan tak sakit dan telah melakukan vaksinasi.

“Aku sehat ngapain harus di swab, saya ini sudah vaksin sudah lolos saya ngga mau di swab gini,” ungkap teriak Nova kepada petugas.

Sementara itu Kepala Pospam Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, IPTU Sunarto mengatakan pemeriksaan swab antigen ini dilakukan secara random untuk mengantisipasi lonjakan penyebaram covid 19 pada arus balik ke Surabaya.

Artikel Lainnya