Pemkab Gresik Mulai Gelar Pendidikan Tatap Muka, Simak Tanggal dan Aturannya

Nyedulur
  • 23 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara.com.

Satu tahun lebih pandemi Covid-19 memaksa pendidikan dilakukan secara daring. Hampir seluruh sekolah di Indonesia menerapkan pembelajaran jarak jauh. Bahasa kerennya sekolah daring atau online.

Namun Pemkab Gresik berencana mengakhiri. Rencana itu akan diterapkan untuk SD dan SMP mulai Senin 19 April 2021. Langkah ini dilakukan setelah mengevaluasi sistem jam belajar dan kapasitas murid serta durasi sekolah.

Mengutip Antara melalui Suara, kabar ini disapaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Dia menjelaskan, kegiatan evaluasi kesiapan pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dilakukan pada Jumat 16 April 2021.

Dia mengajak seluruh komponen yang berkompeten untuk terus mengevaluasi kesiapan sekolah tatap muka. Setelah SD dan SMP, kata dia, selanjutnya sekolah TK dan PAUD.

“Mulai Senin (19 April), siswa SD dan SMP di Gresik sudah mulai melaksanakan PTM. Kegiatan belajar mengajar akan diawali pelaksanaan ujian sekolah untuk siswa Kelas 6 SD dan SMP,” katanya, seperti dikutip dari Antara.

Sementara pada rakor evaluasi PTM, Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani, meminta untuk mengevaluasi kembali Peraturan Bupati Gresik Nomor 50 Tahun 2020 yang ditetapkan pada 3 Desember 2020.

Perbup itu adalah tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru Pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Gresik.

“Saya harap Perbup 50 tahun 2020 itu disesuaikan dengan keadaan saat ini yang sedang berlaku di Gresik, misalnya tentang larangan yang ada di perbup tersebut bahwa siswa dilarang naik kendaraan umum, guru di luar Gresik dilarang mengajar,” katanya.

Gus Yani juga meminta agar semua yang hadir memberikan solusi aman dan tidak berisiko, karena semua guru di Gresik sudah mendapat vaksin.

“Kami minta Dinkes Gresik juga memberikan vaksin kepada masyarakat pendidikan yang lain misalnya penjaga sekolah, tukang kebun dan lain-lain yang ada di sekolah tersebut,” katanya.

Terkait laporan dari pihak Diknas karena masih adanya sekolah yang belum siap melengkapi sarana prasarana untuk PTM, Gus Yani meminta kepada pihak Diknas  Gresik untuk mendampingi.

Artikel Lainnya