Pelajar SD Madiun Tiga Kali Curi Motor, Barang Bukti Dibuat Keliling, Bensin Habis Ditinggal

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Dreamstime.

Polsek Mejayan, Kabupaten Madiun tidak menahan pelaku pencurian sepeda motor. Justru pihak kepolisian melepas pelaku yang masih berusia 11 tahun. Alasannya pelaku masih di bawah umur dan penanganan kasus ini diserahkan ke Dinas Sosial dan Balai Pemasyarakatan (Bapas).

Diterangkan Kapolsek Mejayan Kompol Sigit Suwardi bahwa pihaknya menangkap seorang bocah berinisial GA (11). Bocah yang masih duduk di kelas lima SD itu ditangkap di sekitar masjid di sebuah wilayah Kabupaten Madiun pada Rabu 27 Januari 2021.

“Saat hendak mencuri sepeda motor yang ketiga kalinya, GA tepergok penjaga masjid. GA bersama sepeda motor curiannya langsung dibawa ke polsek,” kata Sigit, mengutip Kompas.

Berdasar hasil pemeriksaan, ketiga korban pencurian masing-masing ketua  RT, ketua RW, dan seorang pensiunan polisi.

Kepada polisi, alasan bocah itu nekat mencuri sepeda motor karena ingin terlihat keren dan bisa kebut-kebutan seperti teman di sekolahnya.

Adapun sepeda motor yang dicuri rata-rata kuncinya ada yang masih melekat. Alasan lain disebabkan kuncinya telah rusak.

Adapun sepeda motor yang dicuri GA, Sigit menambahkan, tidak dijual. Hanya dibuat keliling dan setelah bahan bakarnya habis lalu ditinggalkan di pinggir jalan.

Artikel Lainnya