nyedulur.com

Partisipasi Hak Pilih Kabupaten Malang Rendah, LSI Denny JA Punya Alasannya

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Ilustrasi: Jatimnet.

Partisipasi masyarakat Kabupaten Malang dalam pilkada serentak 2020 cukup rendah. Hal ini bisa dilihat dari tingginya angka nonpartisan yang diumumkan lembaga survei.

KPU RI menyatakan tingkat partisipasi masyarakat diharapkan minimal 70 persen di seluruh daerah. Namun catatan Lembaga Survey Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan Kabupaten Malang hanya 57,81 persen.

Angka golput di bawah 60 persen menunjukkan keengganan masyarakat Kabupaten Malang dalam pilkada serentak.

“Tingkat partisipasi masyarakat dalam Pilkada kali ini dibawah target KPU RI yaitu 70 persen," terang Peneliti LSI Denny JA, Dito Arief, di Hotel Ijen Suite dikutip Kumparan,  Kamis 10 Desemner 2020.

Faktor Pandemi COVID-19, menjadi alasan masyarakat malas ke TPS.

“Mungkin pengaruh pandemi juga menjadi penyebab tingkat partisipasi masyarakat di Kabupaten Malang tidak signifikan,” prediksinya.

Dinamika politik antara pasangan calon nomor urut satu dan dua, juga dianggap memengaruhi keinginan masyarakat untuk memilih.

Sementara dalam hitung cepat atau quick count, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang nomor urut satu, Muhammad Sanusi dan Didik Gatot Subroto (Sandi), sebagai pemenang.

Artikel Lainnya