Parah, Warga Bangkalan Anggap Corona Tidak Akan Hilang Selama Indonesia Dipimpin Jokowi!

Nyedulur
  • sehari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara/Antara.

Penyebaran Covid-19 di Bangkalan, Madura, Jawa Timur terus menjadi sorotan. Berdasarkan temuan data bahwa lonjakan kasus sudah tembus 332 hanya damlam tempo dua pekan. Padahal sebelumnya kasus virus corona baru ditemukan 12 orang.

Cukup banyak masalah yang ditemui di lapangan. Dua di antaranya adalah warga enggan menjalani pemeriksaan rapid test. Selain itu, tidak ada yang mau dirujuk ke rumah sakit pada saat dinyatakan positif.

“Ketika masuk rumah sakit sudah dalam kondisi kritis. Ini memperbesar risiko kematian,” kata Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron, mengutip Suara, Jumat 11 Juni 2021.

Analisa lain, penyebab lonjakan kasus Covid-19 ini salah satunya akibat transmisi lokal cluster keluarga dari pemudik hari raya ketupat. Di Kecamatan Arosbaya ada tradisi kumpul bareng keluarga yang diduga mengabaikan protokol kesehatan.

Di sisi lain, warga Bangkalan Madura bisa dibilang tidak terlalu mempedulikan kasus Covid. Seperti dikisahkan warga Madura, sebut saja namanya Hans. Mertua Hans tinggal di Bangkalan, meninggal setelah positif terpapar Covid.

Dia menceritakan betapa sulitnya memberi pemahaman bapak dan keluarganya di Bangkalan tentang bahaya Covid-19. Bahkan, kata dia, justru ada kelompok-kelompok tertentu yang seolah-seolah mengajak agar masyarakat tidak peduli pada virus yang mengguncang dunia itu.

“Mertuaku saja ngeyel, menganggap Covid nggak ada. ‘Itu bikinan’ katanya. Pas sakit enggak mau dibawa ke rumah sakit. Ada yang bilang, ‘Corona nggak bakal hilang selama Presidennya Jokowi. Kan ndagel. Hubungane opo? (Lucu. Hubungannya apa?),” Hans menjelaskan sambil tersenyum.

Akibat tingginya angka Covid-19 di Bangkalan, pemerintah setempat sempat kelabakan. Hingga akhirnya menggencarkan sosialisasi ke masyarakat.

Seperti dilakukan Forkopimda Bangkalan baru-baru ini yang mulai gencar menyosialisasikan 3 M, yang meliputi cuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Artikel Lainnya