Orang Tajir, Sukanto Tanoto Beli Gedung di Jerman Senilai Rp6 Triliun, Berapa Kekayaannya?

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Forbes.

Membahas orang terkaya di Indonesia tidak pernah lepas dari itu-itu saja. Paling sering dibahas keluarga pendiri Djarum, Sinar Mas, Barito Pacific, Salim Group, Sri Prakash Lohia, dan para keluarga pendiri pabrik rokok lainnya.

Nyaris luput menyebut nama Sukanto Tanoto. Tapi namanya tiba-tiba meroket. Sosok suaknto kini dibicarakan publik Indonesia. Penyebabnya Sukanto Tanoto membeli sebuah Gedung Ludwigstrasse 21 di Muenchen, Jerman.

Gedung empat lantai itu menjadi kantor pusat perusahaan asuransi Allianz di kawasan prestisius Ludwigstrasse. Menurut dokumen OpenLux dibeli seharga EUR350 juta atau sekitar Rp6 triliun!

Malahan anaknya dilaporkan punya satu dari tiga gedung mewah rancangan arsitek kondang Frank O. Gehry di kota pusat perekonomian Dusseldorf, ibukota negara bagian Nordrhein Westfalen.

Lalu, siapa itu Sukanto Tanoto? Mengutip Detik melalui Jeda, Sukanto Tanoto merupakan pengusaha asal Belawan, Medan. Dia merintis bisnisnya pada 1967 di bidang pemasok suku cadang dan pengusaha di bidang jasa konstruksi untuk industri minyak.

Pria yang lahir pada 1949 ini menikah dengan Tinah Bingei. Dari pernikahannya, Sukanto dikaruniai empat anak, yaitu Andre Tanoto, Imelda Tanoto, Belinda Tanoto, dan Anderson Tanoto.

Pada 1973, Sukanto mendirikan Royal Golden Eagle (RGE) yang bergerak di bidang kayu lapis, pulp dan kertas, minyak kelapa sawit, hingga pengembangan sumber daya energi. Perusahaan ini kini berkantor pusat di Singapura.

Berdasarkan data Forbes Oktober 2020, kekayaan Sukanto tercatat mencapai USD1,6 miliar atau setara dengan Rp 23,5 triliun. Jumlah tersebut membuat Sukanto menempati urutan ke-22 sebagai orang terkaya di Indonesia pada 2019.

Pada 2014 ia juga pernah menjadi orang terkaya di Singapura dengan kekayaan mencapai Rp 27,6 triliun.

Sukanto Tanoto juga aktif dalam kehidupan sosial. Dia mendirikan organisasi filantropi bernama Tanoto Foundation. Organisasi itu didirkan bersama sang istri pada 1981 untuk bidang pendidikan.

Mengutip Forbes, Sabtu 13 Februari 2021, kekayaan Sukanto mencapai USD 1,4 miliar atau setara Rp 19,6 triliun (kurs Rp 14.000/USD) per 12 Februari 2021. Tahun lalu, kekayaan Sukanto sempat mencapai USD 1,6 miliar.

Artikel Lainnya