Objek Wisata Tetap Buka Selama Liburan Lebaran, Dinkes Banten Khawatir Klaster Baru, Maalahnya....

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Tempo.

Pemerintah pusat telah tegas soal mudik lebaran. Dilarang! Aturan itu telah diterbitkan demi mencegah penyebaran virus corona.

Di lain sisi, objek wisata tetap dibuka. Kebijakan kontraproduktif itu membuat sejumlah pejabat pemerintah daerah mulai kepanasan.

Masalahnya pemerintah daerah khawatir terjadi lonjakan peyebaran virus corona, apabila objek wisata tetap dibuka selama libur Lebaran. Risikonya menimbulkan klaster wisata.

Seperti yang disampaikan Kadinkes Banten, Ati Pramudji Hastuti. Dia mengaku penerapan protokol kesehatan (Prokes) di destinasi wisata sulit dilakukan. Bahkan, dia menyebut jika potensi klaster wisata sangat terbuka.

“Potensi klaster wisata sangat terbuka ketika seluruh objek wisata di Banten dibuka saat Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2021,” kata Ati, mengutip Suara, Selasa 13 April 2021.

Ati mengetakan, potesi adanya kluster wisata itu harus menjadi perhatian pemerintah daerah.

“Ketika parawisata tetap dibuka. Nah itu yang harus berhati hati kembali. Tenaga kesehatan ini kembali lagi bekerja keras untuk siap-siap mengantisipasi lonjakan kasus yang ada,” katanya.

Jika memilih untuk libur Lebaran di tempat wisata, Ati meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan di destinasi wisata.

“Di saat bersamaan satgas Covid-19 tidak memungkinkan untuk mengawasi seluruh objek wisata. Kita mengupayakan di tempat wisata (masyarakat) harus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi,” jelasnya.

Namun, Ati menyarankan seluruh masyarakat agar tetap ada di rumah saat lebaran nanti untuk meminimalisir kasus Covid-19.

Artikel Lainnya