Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Warganet Sindir PKS dan PDI Perjuangan sebagai Partai Pengusung, Wikipedia Tulis Koruptor

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST/Tangkapan Layar.

Tertangkapnya Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menghebohkan jagad maya. Nama putra keturunan Raja Bantaeng itu ramai dibahas di media sosial, Sabtu 27 Februari 2021.

Warganet ramai membahas gubernur bergelar professor pertama di Indonesia itu di twitter. Setidaknya nama Nurdin Abdullah menjadi trending topic dengan 3.000 cuitan hingga pukul 09.00 WIB.

“Nurdin Abdullah ini lulusan S1 Pertanian Unhas. Lalu dapat S2 dan S3 Pertanian Kyushu University, kampus top di Jepang. Lulus S3 lalu ngajar di Unhas dan bikin perusahaan exportir ke Jepang. Hidup yg indah dan tentram sebenarnya. Tapi nafsu kekuasaan hancurkan segalanya,” tulis pemilik akun @Strategi_Bisnis.

“NURDIN ABDULLAH, jabatan: GUBERNUR SUL SEL, masa tugas: 2018 – 2023, asal partai: PARTAI ALLAH..PAN, kasus-korupsi, Jumat 26-2-2021 jam 23.40, KIRA² KAPAN YA GABERNER WAN TOA, DI SADAP KPK getooo,” tulis @Namaku_Mei.

“Pak Nurdin Abdullah ditangkap KPK. Beliau diusung oleh PKS, PDIP dan PAN. Menunggu Kadrun dan PKS (mardani dan Dayat) Nyinyir,” tulis @aewin86.

Selain ramai cuitan di twitter, Wikipedia turut meramaikan status hukum yang dihadapi Nurdin Abdullah.

“Prof. Dr. Ir. H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr. adalah Koruptor yang menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan Periode 2018-2023 didampingi oleh Andi Sudirman Sulaiman Sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Selatan. Wikipedia,” tulis Wikipedia di tampilan halaman depan.

Nurdin Abdullah ditangkap di rumah dinas Gubernur Sulawesi Selatan, pada Jumat 26 Februari 2021, sekitar pukul 23.40 WIB.

Selain Nurdin, KPK juga mengamankan Agung Sucipto (Kontraktor, 64 Thn); Nuryadi (Sopir pak Agung, 36 Thn); Samsul Bahri (Adc Gubernur Prov. Sulsel, Polri, 48 Thn); Edy Rahmat (Sekdis PU Provinsi Sulawesi Selatan); dan Irfandi ( Sopir Edy Rahmat).

Pria kelahiran 7 Februari 1963 itu memenangkan Pilgub Sulsel bersama Andi Sudirman Sulaiman, yang diusung PDI Perjuangan, PKS, dan PAN.

Artikel Lainnya