nyedulur.com

Nih Ada Dukungan, Pencopotan Baliho Bergambar Rizieq, KSP: Tidak Menyalahi Undang-undang

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Pencopotan baliho Rizieq Shihab yang dilakukan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman sesuai undang-undang. Pernyataan tersebut disampaikan Deputi V Kantor Staf Presiden Bidang Politik, Hukum, Keamanan dan HAM Jaleswari Pramodhawardani.

Menurutnya, ketika ada kelompok masyarakat yang dianggap terang-terangan melanggar ketentuan pemerintah, maka tidak hanya berhadapan dengan penegak hukum tetapi juga TNI. Itulah sebabnya dia mendukung pencopotan baliho bergambar petinggi FPI.

“Respons ini menunjukkan bahwa siapapun yang melanggar hukum, bukan saja berhadapan dengan pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi juga dengan TNI,” kata Jaleswari dalam keterangan resminya, Sabtu 21 November 2020.

TNI, lanjutnya, selama ini menjadi aparat pemerintah. Namun kenyataan di lapangan justru dilecehkan setelah mencopot baliho tersebut. Aksi ini kemudian diartikan dukungan dalam bentuk perintah membantu pemerintah.

Penegakan hukum sudah seharusnya tidak diskriminatif. Di mana ada pelanggaran hukum, maka harus ada penindakan. Baik itu dilakukan ormas maupun perorangan.

Jaleswari mengingatkan bahwa ada rangkaian aturan tentang ketertiban umum, hingga larangan-larangan tertentu bagi ormas. Hal ini telah dijelaskan dalam KUHP dan Undang-Undang Ormas maupun perda.

Artikel Lainnya