Nggak Usah Takut Berolahraga saat Puasa, Justru Baik untuk Kesehatan, Ini Waktu dan Jenis yang Tepat

Nyedulur
  • 15 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: South China Morning Post.

Tak terasa bulan suci Ramadan tinggal menghitung hari. Akan banyak kegiatan yang sedikit berkurang untuk melaksanakan ibadah puasa. Jam pekerjaan terpangkas, jadwal olahraga berkurang, dan jam sekolah juga tereukdsi.

Masih sama seperti tahun lalu, ibadah puasa dilaksanakan di tengah pandemi. Tentunya akan lebih berat, karena harus selalu mengontrol daya tahan tubuh agar tetap prima.

Karena kewajiban menjaga daya tahan tubuh, olahraga masih perlu dilakukan di tengah ibadah puasa. Pada dasarnya olahraga saat puasa dapat berdampak positif lho. Malahan olahraga saat puasa sangat dianjurkan.

Namun Anda juga harus mengetahui kapan dan jenis olahraga yang diperbolehkan saat berpuasa. Berikut beberapa rangkuman dari Sehatq.

Olahraga saat puasa dapat dilakukan sebelum sahur. Sekitar setengah jam sebelum sahur. Sedikitnya minum air putih yang banyak untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Setelah itu, berolahragalah. Sebab, sebelum sahur adalah waktu berolahraga yang disarankan selama Ramadan.

Setelah buka puasa juga menjadi waktu olahraga saat puasa yang tepat. Tunggulah makanan dicerna dengan baik oleh tubuh. Kalau Anda memaksakan diri untuk olahraga di saat makanan belum selesai dicerna, maka kerugian yang Anda dapatkan.

Kalau mau lebih amannya, setelah pukul 19.00, merupakan waktu yang disarankan untuk berolahraga. Sebabm setelah jam tujuh malam, makanan yang terserap saat buka puasa sudah tercerna dengan baik.

Sehingga sesi olahraga Anda jadi lebih berenergi. Ingatlah, sesi olahraga pada bulan puasa tidak boleh melebihi 60 menit. Selain itu, batasilah olahraga kardio sebanyak dua kali dalam seminggu.

Nah untuk jenis olahraga yang direkomendasikan, bisa mencoba jalan kaki. Jalan kaki, masuk dalam olahraga ringan yang boleh dilakukan saat puasa. Bahkan jalan kaki di tempat sekalipun!

Dengan jalan kaki, memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Termasuk menjaga kebugaran jantung dan paru-paru, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, memperkuat tulang dan menstabilkan tubuh, meningkatkan kekuatan serta ketahanan otot, hingga mengurangi lemak tubuh.

Selanjutnya bersepeda adalah jenis olahraga yang mengasyikkan saat puasa. Bahkan bersepeda disarankan sambil “ngabuburit”.

Bersepeda selama 30 menit saja memiliki banyak manfaat. Misalnya meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas otot, meningkatkan mobilitas sendi, hingga meredakan stres.

Artikel Lainnya