Nggak PD Akibat Bau Kurang Sedap Vagina, Berikut Cara Mengatasinya, Tak Perlu Obat-obatan

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Twtext.

Bukan barang baru bila vagina timbul bau yang khas. Terlebih bau yang ditimbulkan dari vagina tiap-tiap wanita, selalu tidak sama. Hal tersebut pun sangat wajar dialami wanita.

Tetapi bau vagina normalnya memiliki aroma agak asam seperti cuka tapi tidak menyengat. Faktaunya banyak wanita yang tidak percaya diri akibat bau vagina yang ditimbulkan.

Terlebih jika mengalami periode mentruasi. Tentu hal tersebut sangat menggangu kepercayaan diri dan menyebabkan vagina keluar aroma menyengat.

Mengutip Suara, ada berbagai penyebab bau tidak sedap pada vagina. Mulai dari keringat yang menumpuk bakteri di kulit menyebabkan pH tidak seimbang.

Bisa juga disebabkan air mani vagina. Sehingga, area sensitif tersebut jadi lebih asam, hingga pemakaian pembalut yang terlalu lama saat menstruasi.

Tenang. Ada beberapa hal bisa dilakukan untuk menghilangkan bau tidak sedap pada vagina. Caranya mudah. Ikuti langkah berikut ini.

Meskipun vagina bisa membersihkan diri sendiri, dengan mengeluarkan cairan putih atau yang berwarna bening. Namun mencuci area di luar vagina setiap hari dengan sabun dan air yang tepat bisa menjaga vagina tidak berbau.

Ingat jika kulit vagina sangat sensitif, maka jika menambahkan produk pewangi di area sensitif akan menyebabkan iritasi. Bisa gatal-gatal dan kemerahan.

“Justru Anda menyebabkan lebih banyak peradangan daripada perawatan dalam hal bau,” jelas Ahli Obgyn University of Minnesota Medical School, Christy Boraas, MD, MPH.

Kain katun membuat kulit lebih leluasa bernapas. Selain itu, tidak menyebabkan kulit bertambah lembab, khususnya di area vagina yang memiliki tingkat keasamaan.

Bahan celana non katun seperti sintetis akan mengunci panas, keringat dan kotoran yang menyebabkan infeksi jamur sehingga berbau.

Meskipun masih minim bukti, namun probiotik atau bakteri baik ini akan membantu meningkatkan kesehatan usus. Sebut saja bakteri strain lactobacillus yang bisa meningkatkan kesehatan di area vagina.

Jika berbagai langkah di atas sudah dilakukan, namun tidak kunjung ada perbaikan, segeralah konsultasikan ke dokter. Nantinya dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengurangi bakteri dan mengembalikan keseimbangan pH di area vagina.

Artikel Lainnya