Ngeri, Pemuda Tewas Tersengat Listrik Jebakan Babi, Mayatnya Dibungkus Sarung, Dibuang di Bukit

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Kelalaian seseorang bisa berhadapan dengan hukum. Terlebih kelalaian itu menyebabkan nyawa orang lain melayang. Itulah yang dialami seorang petani, Ahmad Yasin (70) asal Bima, Nusa Tenggara Barat.

Dia terpaksa diamankan kepolisian di Mapolres Bima untuk menghindari amuk massa. Yasin dievakuasi bersama istrinya setelah diketahui membuang mayat Syarifudin Mansyur (20), pemuda asal Desa Tolouwi, Kecamatan Monta, kota setempat.

Kronologinya begini, gaes. Ahmad Yasin merupakan pemilik lahan jagung di wilayah setempat. Lahan jagung miliknya dipagari dengan kawat yang dialiri listrik. Tujuannya agar tidak dimasuki babi hutan yang kerap merusak tanamannya.

Di luar dugaan, korban yang tidak tahu ada kawat bertenaga listrik tersengat hingga tewas. Hal yang membuat pemilik ladang berurusan polisi karena membuang mayat dengan kain sarung. Korban dibuang di So Doro Sere Dusun Wane, yang jaraknya 1,5 kilometer.

“Karena takut diketahui oleh orang lain, sehingga kemudian memindahkan mayat korban tersebut dengan cara memasukkan mayat korban ke dalam sarung,” kata Kasat Reskrim Polres Bima, Iptu Adhar dikutip Detik, Senin 8 Februari 2021.

Adhar mengungkapkan, kejadian bermula pada Sabtu, 6 Februari 2021. Saat itu korban tengah mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar kebun pelaku. Korban tidak tahu ada jeratan Babi yang dipasang. Korban pun tewas seketika karena jeratan bertenaga tinggi dari mesin diesel.

Keluarga yang tak mendapati korban tak kunjung pulang ke rumah, lalu mencari dan melapor ke polisi. Awalnya, keluarga menemukan motor korban di lokasi kejadian. Sementara mayat korban ditemukan pada Minggu 6 Februari 2021 pukul 08.00 WITA. 

Artikel Lainnya