Ngeri, Mapolsek Dawarblandong Dikepung Ratusan Anggota PSHT, Ini Permintaan Anggota

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Mapolsek Dawarblandong dikepung sekelompok massa. Jumlahnya cukup banyak. Kelompok massa ini merupakan anggota Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) ranting Dawarblandong dan Lamongan.

Mereka mengepung Mapolsek Dawarblandong, Kamis 21 Januari 2021, sekitar pukul 19.00 WIB. Angota perguruan pencak silat ini menginginkan proses hukum atas pemukulan anggotanya Yan Darmadi Suriestan (34).

Aksi massa tersebut tidak sampai membuat keributan. Berjalan aman. Mengutip Beritajatim, peserta aksi mencapai ratusan. Namun anggota polisi menghadang 50 meter di depan Mapolsek Dawarblandong. Tepatnya di simpng empat Jalan Mayjen Sungkono.

Tidak sampai lama, massa yang berasal dari Dawarblandong dan Lamongan itu ditemui Kapolsek Dawarblandong, AKP Made Artajaya.

Dalam mediasi tersebut disampaikan, bahwa warga PSHT menutut agar segera dilaksanakan proses hukum terhadap pelaku pemukulan salah satu warga PSHT, Yan Darmadi Suriestan (34).

Korban merupakan warga Gangsiran Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan yang kos di Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, sekitar dua hari yang lalu terjadi aksi penganiayaan. Namun diduga korban salah sasaran.

“Diduga korban bukan orang yang hendak dipukul, tapi terpukul. Yang jelas kedua belah pihak tidak saling kenal. Tapi dari yang memukul diketahui oleh si korban,” katanya di sela penganan aksi massa.

Begini kronologi menurut Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriyadi .

Artikel Lainnya