Ngeri, Konsumsi Minuman Bersoda saat Buka Puasa Bisa Tingkatkan Obesitas, Berisiko Tingkatkan Gula Darah

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Tribunnews.

Nafsu makan saat buka puasa bisa berbahaya bila tidak terkontrol. Padahal nafsu makan yang berlebih bisa mengganggu kesehatan.

Gangguan kesehatan yang bisa mengancam adalah obesitas dan gula darah. Terlebih bila mengonsumsi makanan dan minuman manis yang berlebihan. Apalagi dalam kondisi dingin, segarnya.

Memang tidak menampik minuman bersoda atau soft drink memiliki rasa dingin yang menyegarkan. Tetapi, Anda harus tahu jika terlalu sering dapat memicu beberapa penyakit serius.

Berikut beberapa dampak serius minuman soda yang sudah dilansir dari Detik.

Tidak heran jika minuman bersoda sangat berkaitan dengan obesitas. Ini karena, dalam satu kaleng soda mengandung sekitar 140 kalori. Jika dikonsumsi setiap hari selama bulan Ramadan, bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan.

Minuman bersoda juga bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes tipe 2. Lonjakan gula dari soda akan memaksa tubuh untuk mengubah gula menjadi lemak di hati.

Penelitian yang dipublikasi di Yale Journal of Biology and Medicine menunjukkan pemanis buatan yang ada pada minuman bersoda bisa meningkatkan keinginan seseorang untuk mengkonsumsi gula. Hal inilah yang bisa memperbesar risiko terkena diabetes.

Keseringan mengonsumsi soda bisa membuat perut terasa kembung. Gas dari soda yang menumpuk di usus akan membuat perut buncit dan tidak nyaman. Akibatnya orang yang sering minum soda akan lebih sering buang angin atau kentut.

Sering berbuka puasa dengan minuman bersoda juga bisa menyebabkan lemak berlebih yang menumpuk di pinggang. Gula rafinasi yang ada di dalam soda cepat diserap, yang menyebabkan gula darah bisa melonjak naik.

Lonjakan gula darah yang tiba-tiba ini akan memicu produksi insulin dan bisa mengubah gula tersebut menjadi lemak, terutama di bagian pinggang.

Tak hanya itu, terlalu sering minum soda saat berbuka puasa juga bisa menyebabkan asam di lambung naik ke tenggorokan. Selain itu, kafein penambah asam yang banyak ditemukan dalam soda bisa meningkatkan risiko mulas hingga tukak saluran pencernaan bagian atas.

Artikel Lainnya