Nah Ini, Kopi Aman untuk Penderita Asam Lambung, Cocok Temani Buka Puasa

Nyedulur
  • 24 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Budaya minum kopi cukup tinggi di Indonesia. Tidak hanya di kota-kota besar, minum kopi juga menjadi tradisi bagi warga pedesaan. Itu sebabnya kopi sudah menjadi budaya di Indonesia.

Warga Indonesia memilih menyeduh kopi sebelum memulai aktivitas. Selain itu, kopi juga kerap dijadikan teman saat membaca, bekerja, menonton film, mengemudi, atau saat diskusi hingga mengisi waktu luang.

Gaes, sudah tahu kan, kafein yang terkandung di dalam kopi dapat membantu tetap waspada. Kafein juga bisa mencegah timbulnya kelelahan dan meningkatkan konsentrasi.

Tapi, kopi jura kerap dikeluhkan penderita asam lambung. Memang benar sih, kafein bisa meningkatkan gastroesophageal reflux disease (GFD) yang bisa mengganggu asam lambung.

Gangguan ini kerap dikaitkan dengan keasaman kopi. Para ahli menyebutkan jika tingkat keasama (pH) kopi tertinggi berada di angka 4,7.

Jangan sedih. Bagi coffee lover atau pecinta kopi masih bisa menyeduh, tetapi perhatikan jenis-jenisnya. Aman, kok.

Dilansir dari Jawa Pos, dalam Light Coffee Series, pencinta kopi bisa memilih 100 persen biji kopi Arabica lokal yang diyakini memiliki tingkat keasaman lebih rendah (low acid). Kopi tersebut kandungan kafein lebih kecil, yaitu sekitar 0,8 persen hingga 1,5 persen dari berat totalnya.

“Sehingga tetap nyaman untuk dikonsumsi selama bulan Ramadan atau setelah berbuka puasa,” kata Co-Founder & Chief of Business Development Kopi Kenangan, James Prananto, dalam webinar.

Menurutnya, meski memiliki karakter lebih ringan dengan kafein dan tingkat keasaman rendah, olahan biji kopi Arabica tetap menghadirkan aroma yang kuat serta kaya akan rasa.

Dia mengusulkan biji kopi Arabica dari Banjarnegara. Menurutnya, kopi Arabica asal Banjarnegara juga dinobatkan sebagai biji kopi terbaik.

Penobatan itu diberikan dalam Festival Kopi Nusantara 2017. Kopi ini juga masuk dalam jajaran biji kopi berkualitas dan diburu para penikmat kopi lokal maupun mancanegara.

Kopi Arabica sebagai pilihan untuk masyarakat yang menyukai kopi dengan tingkat keasaman dan kafein lebih rendah.

“Memang memiliki tingkat keasaman dan kandungan kafein lebih rendah dibanding biji kopi lain,” kata James.

Biji kopi Arabica memiliki ciri khas berupa biji pipih panjang dengan tekstur lebih halus. Kopi Arabica juga memiliki aroma khas dengan rasa yang manis dan ringan.

Selain itu, biji kopi ini lebih bersahabat di perut jika dipadukan dengan susu, gula aren, serta berbagai sirup.

Artikel Lainnya