Moms, Hindari Gigi Berlubang pada Anak, Ajak Rajin Sikat Gigi

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Klik Dokter.

Anak kecil memang memiliki kebiasaan suka minum atau makan makanan yang manis. Tapi tidak dibarengi dengan cara membersihkan mulut dan gigi. Dampaknya, gigi buah hati bisa berlubang.

Boleh-boleh saja makan dan minum yang manis-manis. Tapi perlu dibarengi dengan gaya hidup sehat. Semisal rajin menggosok gigi. Langkah ini bisa menghindari masalah gigi berlubang. Juga bau mulut, lho.

Akan tetapi tak sedikit orang tua yang mengeluh sikap anaknya yang enggan menerapkan hidup bersih. Dampaknya tidak hanya gigi berlubang, tapi juga bisa timbul masalah kesehatan mulut dan gigi lainnya.

Berdasarkan riset The National Institute of Dental and Craniofacial Research (2018) yang disarikan Kompas, sekitar 42 persen anak-anak berusia 2-11 tahun memiliki karies gigi. Kondisi ini bisa merusak gigi primer anak.

Selain itu, karies juga berpotensi menciptakan plak yang menumpuk di gigi. Jika dibiarkan dalam jangka panjang, plak itu dapat menggerus kalsium pada gigi dan membuatnya berlubang.

Salah satu penyebab utama gigi berlubang pada anak adalah kebiasaan makan. Seperti diketahui, anak-anak biasanya senang makan yang mengandung gula.

Padahal, gula bisa memicu bakteri di dalam mulut. Lebih dari itu, gula menghasilkan asam yang dapat mengikis mineral pada permukaan gigi. Selain makanan, kondisi medis seperti alergi juga berpotensi menyebabkan kerusakan gigi atau gigi berlubang pada anak.

Lantas, bagaimana cara mencegah gigi berlubang pada anak?

Anak-anak sangat menyukai cemilan manis. Sebut saja es krim, roti, kue, dan cokelat. Camilan-camilan tersebut biasanya memiliki kandungan gula tinggi.

Seperti yang telah disebutkan di atas, terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi gula dapat memicu kerusakan gigi.

Oleh karena itu, cobalah mengurangi asupan makanan manis kepada anak. Anda bisa menyiasatinya dengan memberi waktu khusus untuk anak mengonsumsi makanan manis.

Selanjutnya jangan biarkan anak tidur dengan botol susu. Menurut Dokter gigi dari Klinik Hanifa Medika Tangerang, drg Nitya Meyeranti mengatakan bahwa cairan yang menempel pada botol susu atau dot berpotensi melekat dan menjadi makanan bagi bakteri yang hidup di dalam mulut. Ajari anak dengan cara hidup sehat.

Artikel Lainnya