Mirip Tentara Nazi, Pacarnya Disundut Rokok, Dipukul, Dibenturkan Tembok, Lalu Kabur ke Wonogiri

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Punya pacar itu disayang. Bentuknya bisa membelikan pakaian, makanan, jajanan atau paket data. Bukan disiksa, dipukul, disundut dengan rokok, sampai dibenturkan ke tembok. Mirip tantara Nazi menyiksa tawaran perang.

Itulah yang dilakukan RE (18). ABG asal Wonogiri, Jawa Tengah itu melakukan kekerasan fisik kepada pacarnya, JE (18) warga Petemon, Surabaya. Karuan saja RE berurusan dengan anggota Polrestabes Surabaya, atas dugaan penganiayaan.

Celakanya RE tidak mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia melarikan diri. Pulang ke Wonogiri setelah melakukan kekerasan fisik.

Dikutip dari Beritajatim, Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ambuka Yudha, menyebutkan bahwa pelaku ditangkan di rumahnya pada Sabtu 15 Januari 2021 lalu.

“Usai memperoleh laporan, polisi melakukan pencarian. Benar saja, pelaku sudah lari dan pulang ke rumahnya di Wonogiri. Pelaku kita amankan di rumahnya,” katanya Senin, 18 Januari 2021.

Menurut Kompol Ambuka Yudha, peristiwa itu didasari cemburu. Pelaku menuduh pacarnya punya janji ke luar kota dengan teman lain. Dari percakapan itulah, pelaku emosi dan melakukan aksi kejam ke pacarnya.

“Motif karena masalah pribadi. Pelaku cemburu terhadap korban,” Kompol Ambuka Yudha menambahkan.

Kamar hanya bisa jadi saksi bisu kekerasan RE terhadap JE.

Artikel Lainnya