Menteri Sosial Kaget Piala Dunia U-20 Ditunda Dua Tahun, Disebabkan Pandemi, Risma: Stadione Uwapik

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Suara.com.

Menteri Sosial, Tri Rismharini tidak bisa berbuat banyak ketika Piala Dunia U-20 diundur 2023. Bahkan mantan Wali Kota Surabaya itu mengaku terkejut dan baru mengetahui dua hari setelahnya.

Padahal, Risma, sapaannya cukup getol melakukan persiapan. Pemkot Surabaya, dibawanya melakukan perbaikan stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Perbaikan dilakukan mulai dari stadion, jalan akses, hingga perbaikan kualitas rumput.

“Diundur? Oh ya? Lha stadion rusak selakan (stadionnya keburu rusak),” kata Risma dikutip Suara.

Padahal, kata Risma, persiapan renovasi stadion sudah dikebut untuk memenuhi standar FIFA. Meski begitu Risma memaklumi demi kebaikan bersama karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Piye terusan, padahal ngebut dalan (Gimana dong, padahal kebut perbaikan jalan), iya nggak apa-apa, nggak ada yang salah,” Risma menegaskan.

Dia lalu membandingkan pembangunan sekarang dan dua tahun lagi biayanya pasti naik. Sehingga tidak masalah karena sejak sekarang pembangunan sudah dilakukan.

“Jadi nggak apa-apa. Mungkin uang sekarang cukup, tapi nanti (2023) agak sulit. Tapi nggak apa-apa lha. Kadong apik gitu. Uwapik stadione,” terang Risma.

FIFA telah memutuskan penjadwalan ulang Piala Dunia U-17 dan U-20. Untuk Piala Dunia U-20 pelaksanaannya dilakukan 2021. Karena masalah pandemi yang belum tuntas, FIFA memundurkan jadwal hingga 2023.

Artikel Lainnya