nyedulur.com

Mengonsumsi Krimer Kopi Bisa Bahayakan Diet, Ini Penjelasannya

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Product Nation

Di era kopi yang sudah makin popular, gula aren maupun gula jawa kerap menjadi pilihan. Dua jenis gula ini dijadikan pemanis para penikmat kopi yang enggan merasakan pahit.

Ada lagi krimer sebagai pelengkap minum kopi. Penambahan krimmer pada kopi bisa dijadikan pelengkap, bisa juga sekaligus pemanis kopi. Banyak yang menganggap krimer bisa merusak cita rasa kopi. Asam maupun pahit relatif hilang.

Well, sejatinya krimer memiliki kandungan gula dan lemak. Dampaknya, penikmat kopi yang menjalani diet bisa gagal. Sebab kadar gulanya justru meningkat. 

Seperti yang sampaikan seorang dokter keluarga bersertifikat, Nikola Djordjevic, MD melalui Kompas, bahwa krimer kopi tidak membahayakan. Asalkan konsumsinya dalam porsi yang cukup.

Mengonsumsi krimer satu sendok makan per hari, dan diet yang dijalani secara keseluruhan, tidak mengonsumsi lemak trans dan gula, maka konsumsi krimer dalam jumlah sedang tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, jika mengonsumsi lebih dari satu kali per hari, kandungan lemak dan gula bisa meningkat lebih tinggi.

The American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk membatasi konsumsi gula tambahan agar tidak lebih dari enam sendok teh untuk wanita dan sembilan sendok teh untuk pria.

Lalu, apa sih kandungan dalam krimer? Dan apa bisa diganti yang lain? Ini jawabannya.

Artikel Lainnya