Mengenal Fakta Charles Darwin, Punya Garis Keturunan Inses, Hingga Nyaris Jadi Pendeta

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: BBC.com.

Sulit melupakan sosok Charles Darwin. Namanya dikenal sebagai bapak evolusi dunia. Dia merupakan ilmuwan yang sangat dihormati berkat teorinya. Bahkan teori tersebut kerap dijadikan pegangan meneliti makhluk hidup.

Charles Darwin lahir di Shewsbury, Inggris, pada 12 Februari 1809. Ada banyak fakta menarik tentang kehidupannya, ketimbang sebatas jurnal-jurnal ilmiahnya. Berikut catatan yang dirangkum IDN Times.

Charles Darwin dan teori evolusinya telah mengubah dunia keilmuan sekaligus sudut pandang terhadap genetika. Ironisnya, hal itu tetap tidak bisa menutupi ‘cacat” genetik dalam garis keluarganya. Seperti yang telah diketahui, Darwin memiliki sepuluh anak.

Namun, hanya tujuh anaknya yang bertahan hidup sampai dewasa. Sementara tiga di antaranya tidak bisa memiliki keturunan, meskipun telah menikah dalam waktu yang lama.

Pada tahun 2010, studi mendalam tentang silsilah keluarga Darwin mengungkap riwayat inses atau perkawinan sedarah dalam garis keluarganya.

Sudah lama diketahui kalau inses dapat menurunkan kekebalan terhadap penyakit. Begitu juga meningkatkan potensi kemandulan di generasi berikutnya.

Pada 1831, Darwin memulai pelayarannya yang terkenal. Darwin memulai penelitian ini meskipun ia tidak memiliki "dasar" dalam studi sejarah alam. Ia berkeliling ke seluruh dunia, termasuk Amerika Selatan dan Kepulauan Pasifik, dengan kapal HMS Beagle.

Selama perjalanan itu, Darwin melakukan pengamatan geologis dan biologis yang tak terhitung banyaknya. Salah satu karyanya yang terkenal adalah The Voyage of the Beagle yang terbit pada tahun 1939.

Darwinisme didasarkan pada sebuah teori kalau organisme tertentu memiliki kemampuan memperoleh sifat yang "lebih" daripada yang lain.

Hal ini memungkinkan organisme tersebut untuk bertahan hidup dalam kondisi yang lebih buruk, sementara organisme lain tidak.

Menurutnya, bentuk-bentuk kehidupan yang superior ini adalah yang "pantas" untuk hidup, karena keunggulan fisiknya. Namun dia menolak mengatakan ras kulit putih lebih baik. Dia juga pernah nyaris menjadi pendeta. Ini pernyataannya.

Artikel Lainnya