nyedulur.com

Mengejutkan! Rossi Tidak Menolak Tuduhan Dianggap Suka Cari Lawan, Hanya Manis di Depan Kamera

Nyedulur
  • 16 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: CNN Indonesia.

Perseteruan Valentino Rossi dengan Marc Marquez cukup panjang. Pemicunya adalah perebutan gelar juara dunia MotoGP tahun 2015. Akibatnya, Rossi gagal merebut gelar. Gelar juara dunia saat itu jatuh ke pebalap Yamaha lainnya, Jorge Lorenzo.

Saat itulah muncul Spain Connection dan Italy Connection. Lorenzo dituduh menjuarai MotoGP setelah ditolong bantuan Marquez yang merupakan rekan senegaranya. Demikian juga dengan Rossi yang berjuang merebut gelar, mendapat jalan dari para pebalap Italia.

Perseteruan itu kemudian diungkap kembali oleh Sete Gibernau. Mantan pebalap MotoGP itu blak-blakan soal perseteruan Rossi dengan pebalap lain. Terutama pebalap yang dianggap menjadi pesaing terberatnya. 

Pada dasarnya, menurut Gibernau, Rossi suka mencari lawan. Rossi dianggap mencari ‘kebencian pribadi’. Situasi seperti ini dibutuhkan pebalap asal Urbino, Italia itu agar peluang meraih kemenangan makin terbuka.

“Vale adalah orang yang butuh kebencian pribadi pada para lawannya agar semua berjalan baik. Inilah caranya melihat semua hal,” kata Gibernau, Kamis 11 Februari.

Mantan pebalap Repsol Honda itu mengakui posisinya bukan rival Rossi. Namun pada saat keduanya berada di lintasan, jangan harap hubungan berjalan dengan baik.

“Takkan pernah ada, tidak bisa kembali seperti sebelumnya,” mantan pebalap asal Spanyol itu menambahkan.

Sebetulnya pernyataan ini bukan barang baru. Gibernau pernah mengungkapnnya melalui DAZN pada 2020 silam. Entah, mengapa dokumen itu diangkat kembali dalam 'Ruta 46-Ruta 93, El Camino de Dos Mitos'.

“Kamera dan citra publik yang kita lihat tampak sangat alami, dan bisa mengundang empati dari banyak orang. Dia seperti orang baik, padahal dia juga butuh rivalitas dengan lawannya di trek,” jelas Gibernau.

Anehnya, Rossi tidak menampik pernyataan tersebut. Pebalap yang tahun ini bergabung dengan Yamaha Petronas itu mengaku sulit bisa menjalin hubungan baik dengan rivalnya.

Artikel Lainnya