Mau Aman dari Diabetes di Usia Muda? Caranya Mudah, Jangan Stres!

Nyedulur
  • 15 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Penyakit diabetes menjadi salah satu momok paling menakutkan. Tingginya kadar gula dalam darah sejauh ini hanya bisa dikontrol. Belum bisa diobati.

Di Indonesia saja diabetes menjadi penyakit pembunuh ketiga. Bahkan tercatat kurang lebih 10 juta orang menderita penyakit yang sulit disembuhkan ini.

Apalagi bagi si penderita diabetes tipe II dapat menghantui siapapun. Apalagi ngawur dalam mengonsumsi makanan atau minuman bisa memicu diabetes.

Gejala-gejala yang timbul dari penyakit ini juga jarang diketahui masyarakat. Namun jika Anda sering merasa lapar ataupun memiliki luka yang sulit sembuh, bisa jadi hal itu tanda-tanda mengalami diabetes.

Dilansir dari Halodoc, penyakit ini tidak hanya dapat membuat pengidap mengalami sejumlah gejala yang tidak nyaman. Sebut saja penurunan penglihatan dan sulit sembuh dari luka.

Diabetes juga sering dikaitkan dengan berbagai macam masalah kesehatan serius. Seperti kebutaan, gagal ginjal sampai serangan jantung. Jadi, jangan sampai Anda mengalami diabetes.

Nyatanya, upaya pencegahan diabetes bisa dilakukan sejak usia muda dengan menerapkan pola hidup sehat. Mengubah pola makan merupakan cara pertama yang bisa dilakukan pada usia muda.

Bila selama ini Anda sering mengonsumsi makanan berlemak tinggi, mengandung kadar gula tinggi, dan serba diproses (seperti makanan siap saji atau makanan dalam kalengan), gantilah dengan makanan yang lebih sehat.

Selain itu, jika Anda memiliki berat badan berlebih atau obesitas, menghilangkan tujuh persen dari berat badan dapat membantu mencegah diabetes. Untuk menjaga berat badan tetap ideal, fokuslah pada perubahan kebiasaan makan dan olahraga secara permanen.

Motivasi diri sendiri dengan mengingat manfaat menurunkan berat badan, agar jantung lebih sehat, energi lebih kuat, dan kepercayaan meningkat.

Mumpung usia masih muda, Anda dianjurkan banyak bergerak agar terhindar dari diabetes. Jangan terlalu lama duduk menonton televisi, bermain gadget atau bermain komputer.

Kebiasaan bermalas-malasan seperti itu, dapat menyebabkan berat badan berlebih. Ujung-ujungnya meningkatkan risiko diabetes.

Jadi, luangkanlah waktu untuk bergerak atau berolahraga secara rutin. Sering-seringlah menggunakan otot untuk bergerak. Anda juga dapat meningkatkan kemampuan otot untuk menyerap insulin dan glukosa.

Seperti yang sudah dijelaskan, stres juga bisa memicu tubuh menghasilkan hormon stres yang berkaitan dengan resistensi insulin. Jadi, sangat penting bagi Anda yang masih muda untuk mengelola stres dengan baik.

Artikel Lainnya