Makin Terpojok, Kasatpol PP Bogor Beber Acara Rizieq Tak Pernah Ajukan Izin

Nyedulur
  • 21 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: CNN Indonesia.

Posisi Rizieq Shihab makin tersudut. Kegiatan yang dia laksanakan di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 13 November 2020 lalu tak mengantongi izin.

Hal ini diterangkan Kasatpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridho saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan Rizieq Shihab perkara kerumunan.

Dalam kesaksiannya, Agus menjelaskan kegiatan tersebut tidak ada izin. Kegiatan yang dimaksud adalah peletakan batu pertama di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor.

Mengutip Suara, awalnya jaksa mengajukan pertanyaan kepada Agus sebagai saksi soal ada tidaknya izin dalam acara di Megamendung. Agus kemudian menjawab tidak ada.

“Apakah acara pada saat waktu itu mengantongi izin?” tanya jaksa dalam persidangan.

“Tidak ada pak,” jawab Agus.

“Baik terdakwa atau pun yang mewakili? (mengajukan izin) tidak ada?” tanya lagi jaksa.

“Tidak ada pak,” timpal Agus.

Tak hanya itu, Agus juga mengungkapkan, bahwa acara yang dihadiri Rizieq di Megamendung juga tak ada pernyataan dari panitia soal kesanggupan menaati protokol kesehatan. Menurutnya, segala persiapan prokes tidak pernah ada.

“Tidak pernah ada (kesanggupan menaati prokes),” kata Agus.

Agus menjelaskan, seharusnya jika ada pihak yang ingin menyelenggarakan acara di Kabupaten Bogor harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Di mana, acara hanya boleh dihadiri 150 orang hingga durasi waktu acara hanya boleh diselenggarakan tiga jam.

“Memang dalam aturannya saat itu maksimal kegiatan untuk sebuah kegiatan hanya 150 orang dalam waktu tiga jam. Dan panitia menandatangani kesanggupan ya akan memenuhi prokes itu ke camat ya,” tuturnya.

Pada persidangan sebelumnya, sejumlah saksi dihadirkan pihak jaksa penuntut umum. Menariknya, dari nama yang disebutkan terdapat nama eks wali kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara hingga eks Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto.

Artikel Lainnya