nyedulur.com

Maaher Tersangka Hate Speech, NU: Ini Bukan Kriminalisasi, tapi Penegakan Hukum

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Beepdo.

Tertangkapnya Soni Eranata atau pemilik akun twitter Ustaz Maaher At-Thuwailibi mendapat pujian dari PB Nahdlatul Ulama. Organisasi Islam terbesar di Indonesia itu menilai harus ada pelajaran dari penangkapan itu.

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Masduki menilai harus ada etika menggunakan media sosial. Dia mengingatkan perlunya kehati-hatian agar tidak saling hujat di dunia maya, apalagi merugikan banyak pihak.

Masduki menilai penangkapan ini sebagai bentuk penegakan hukum. Bukan sebagai kriminalisasi ulama. Sebab NU merasa dirugikan dengan apa yang disampaikan Maaher At-Thuwailibi di media sosial.

“Saya mengapresiasi pihak keamanan yang melakukan tindakan hukum, karena dasarnya adalah UU,” kata Masduki.

NU belum lama ini telah melaporkan Maaher ke kepolisian. Laporan itu terkait dengan penghinaan terhadap salah satu kiai NU, yakni Habib Luthfi.

“Jangan kemudian diartikan ada upaya diskriminasi ulama. Harus bisa membedakan,” lanjut Masduki.

Polisi menetapkan Soni Eranata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi, pemilik akun Twitter @ustadzmaaher_, sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Penetapan itu berdasarkan laporan polisi bernomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim pada 27 November 2020.

Artikel Lainnya