Luhut Ditunjuk sebagai Menteri KKP, Warganet Cari Komentar Faisal Basri

Nyedulur
  • 5 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST/twitter.

Bukan Luhut namanya jika tidak bisa segalanya. Itulah sepenggal kalimat yang disampaikan warganet. Ungkapan itu merupakan sindiran kepada perintah RI.

Sebab Presiden Joko Widodo telah menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), menggantikan Edhy Prabowo.

Penunjukkan itu setelah politikus Gerindra itu ditetapkan tersangka kasus dugaan suap ekspor benih lobster. Edhy Prabowo ditangkap pada Rabu 25 November 2020 dini hari di Bandara Soekarno Hatta.

Penjunjukkan itu membuat warganet gerah. Nama Luhut langsung menjadi trending topic di twitter. Sempat menduduki nomor satu pada Kamis 26 November 2020, atau menggusur nama Diego Maradona dengan tagar #RIPMaradona.

Namun sebelum warganet membahas Luhut sebagai trending topic, ekonom senior Faisal Basri pernah melakukan di akun twitternya.

Dia menulis “Luhut Panjaitan lebih berbahaya dari coronavirus COVID-19”. Cuitan itu dia tulis pada 3 April 2020 atau awal pandemi virus corona.

Cuitan itu dikomentari 23 ribu dan disukai 50 ribu pengguna twitter. Warganet maupun awak media ramai-ramai mengutipnya. Tujuh bulan setelahnya, masih banyak yang mencari cuitan tersebut.

Selain Faisal Basri, Amanda Hodge juga menulis Luhut adalah Menteri segalanya. Tulisan itu disampaikan saat Luhut menemui Presiden Amerika Serikat, Donald Trump pada 18 November 2020.

Amanda adalah jurnalis asal Australia yang bertugas di Asia Tenggara.

Artikel Lainnya