nyedulur.com

Luhut Curhat Cucunya Ikut Ngajarin dan Mengkritik Omnibus Law, ‘Opung, Ini Kurang Sosialisasi’

Kumparan
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja mendapat penolakan luas dari masyarakat. Sejumlah demonstrasi di sejumlah kota dilakukan mahasiswa, buruh, maupun masayarakat.

Termasuk sejumlah politikus dan praktisi hukum turut membelejeti undang undang bermasalah itu. Terlebih undang undang itu sudah disahkan DPR RI pada awal bulan ini.

Kritikan tidak hanya dari elemen masyarakat. Salah satu keluarga Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan turut mengkritik.

Luhut curhat saat menyampaikan undang-undang sapu jagat itu di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Jakarta. Dia mengungkapkan, secara substansi Omnibus Law UU Cipta Kerja sangat baik, namun kurang sosialisasi.

Dikutip dari Kumparan, cucu Luhut turut mengkritik lantaran UU Cipta Kerja kurang sosialisasi. Meskipun pada dasarnya keluarganya menilai substansi Omnisbu Law UU Cipta Kerja sudah cukup baik.

“Saya saja dikritik sama anak, sama cucu saya. Yang paling kecil di college, dia bilang ‘opung ini kurang sosialisasi’. Dia bilang begitu, dia aja ngajarin saya. ‘Siapin satu website khusus, orang bisa lihat,’ katanya. Itu memang kekurangan pemerintah kami akan perbaiki,” Luhut menceritakan.

Mantan Menko Polhukam itu menegaskan, tidak ada niat dan maksud buruk dari pemerintah, terkait pembuatan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Menurutnya, tidak mungkin pemerintah membuat undang-undang untuk bikin menderita rakyatnya. 

Seperti ini obrolan Luhut dengan cucunya terkait UU Cipta Kerja bermasalah itu.

Artikel Lainnya