Luar Biasa, Patung Perunggu Karya Soekarno di Ibu Kota, Nilai Seni Tinggi, Sarat Sejarah

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: CNN Indonesia.

Sudah tidak bisa dihitung jasa Soekarno dan Mohammad Hatta. Selain sebagai sosok proklamator, catatan sejarah dan peninggalan baik fisik maupun pemikirannya, cukup besar. Sangat berarti bagi perkembangan bangsa.

Tak heran banyak lokasi atau benda peninggalan di era Presiden Soekarno. Salah satunya, temuan relief di Gedung Sarinah. Temuan itu menggemparkan jagat maya ketika sekelompok peneliti mengungkapkan ke publik.

Dilansir dari CNN Indonesia, selama menjabat sebagai presiden, Soekarno terus membangun identitas bangsa. Tak hanya melalui ideologi, tapi juga seni.

Di Jakarta saja, ada empat patung gagasan Soekarno. Keempatnya adalah Monumen Selamat Datang, Monumen Pembebasan Irian Barat, Monumen Patung Pahlawan atau Tugu Tani, dan Monumen Patung Dirgantara. Peninggalan seni itu kemudian menjadi identitas sekaligus simbol ibu kota.

Begitu jelas konsep yang ada di kepala Soekarno. Sampai-sampai dia memeragakan langsung gestur tiap patung di hadapan para seniman kepercayaannya.

Dalam prosesnya, Soekarno tak hanya memberikan patung-patung perdana bagi Indonesia. Tapi juga seniman-seniman andal yang dianggap sebagai pionir di bidang masing-masing.

Sebut saja Edhi Sunarso yang belum pernah sama sekali membuat patung perunggu, ketika Soekarno menantangnya untuk menggarap proyek Monumen Selamat Datang.

Sukses dengan Monumen Selamat Datang, Edhi menjadi pematung kepercayaan Soekarno. Dia terlibat dalam pembuatan Monumen Pembebasan Irian Barat dan Patung Dirgantara.

Edhi dikenal sebagai seniman yang tak pandang uang ketika berkarya. Saat membangun Patung Dirgantara, Edhi bahkan menggunakan uang sendiri untuk menambal sebagian besar biaya pembangunan.

Hingga wafat, negara tak pernah melunasi utang. Putra Edhi, Satya Sunarso, mengatakan bahwa ayahnya tidak pernah mengharapkan ganti.

Ada satu patung peninggalan Soekarno yang menjadi misteri. Bukan misteri mistik, ges. Simak saja.

Artikel Lainnya