Liverpool dan Mo Salah Payah! Big Sam Selalu Merepotkan di Anfield, Kehilangan Dua Poin, Deh

Nyedulur
  • 4 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Dailymail/Getty Images.

Liverpool gagal memaksimalkan status tuan rumah saat menjamu West Bromwich Albon (WBA), Senin 28 Desember 2020 dini hari WIB. Tim polesan Jurgen Klopp itu hanya mendapat satu poin, setelah bermain 1-1 dengan tamunya.

Jurgen Klopp bisa memaklumi situasi timnya. Dia tidak menampik jika Liverpool tampil buruk malam itu. Sebaliknya, dia memuji tim tamu yang memang layak mendapatkan poin.

“Babak pertama berjalan cukup aneh. Saya tidak tahu statistiknya. Menurut saya, terlihat berjalan 90-10 (penguasaan bola),” kata Klopp, dikutip dari laman resmi klub.

Buruknya penampilan Jordan Henderson dkk bisa dilihat dari statistik pertandingan. The Reds hanya melepaskan dua tendangan terarah dari 17 kali percobaan. Bandingkan dengan lawannya yang melepas lima kali percobaan, tiga tepat sasaran, satu menjadi gol.

Menurut Squawka, itu adalah tembakan terburuk sejak musim 2016. Di mana Liverpool hanya bisa melepas tidak lebih dari dua tembakan tepat sasaran.

Anehnya, Sam Allardyce telah dua kali melakukannya di Anfield, markas Liverpool. Big Sam, sapaannya membuat Liverpool bingung saat menukangi Crystal Palace 2017. Di laga itu, Liverpool hanya sekali melepas tembakan terarah. Parah!

Squawka juga mencatat kiprah Mo Salah di laga itu. Penyerang berkebangsaan Mesir itu hanya melepas tiga tembakan. Tapi tidak satupun yang tepat sasaran. Itu catatan terburuk Mo Salah sejak melawan Everton pada 4 Desember 2019.

Tuan rumah sempat unggul melalui aksi Sadio Mane menit 12. Tapi mimpi memperlebar jarak poin di klasemen sementara buyar. Semi Ajayi mencetak gol balasan delapan menit jelang bubar.

Artikel Lainnya