nyedulur.com

Lha, Rizieq Shihab Tempati Lahan PTPN VIII di Megamendung, Kini Disomasi Kosongkan Tempat

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kompas/Antara.

Pondok pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah di Megamendung, Kabupaten Bogor harus berhadapan dengan hukum. Pihak pengelola mendapat somasi dari PT Perkebunan Nusantara VIII.

Perusahaan milik negara itu menyatakan lahan yang ditempati Rizieq Shihab bersama FPI adalah milik mereka. Hal itu berdasarkan sertifikat HGU Nomor 299 tanggal 4 Juli 2008.

Adapun penguasaan fisik tanah yang dibangun pihak ponpes tersebut, selama ini dianggap tidak memiliki izin dan persetujuan dari pihak PTPN VIII selaku pemilik sah.

Dalam surat somasi itu, pihak ponpes diminta segera menyerahkan lahan milik PTPN, selambat-lambatnya tujuh hari kerja. Jika peringatan itu tidak diindahkan, maka pihaknya akan melaporkan masalah tersebut ke polisi.

“Tindakan saudara tersebut merupakan tindak pidana penggelapan hak atas barang tidak bergerak, larangan pemakaian tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya dan atau pemindahan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 385 KUHP, Perpu No 51 Tahun 1960 dan pasal 480 KUHP,” bunyi keterangan surat dikutip Kompas.

Terkait dengan surat somasi itu, Sekretaris Perusahaan PTPN VIII, Naning DT membenarkannya.

“Betul (dikirim) tanggal 18 Desember 2020, surat tersebut hanya kami kirimkan kepada para okupan langsung (Markaz Syariah),” kata Naning.

Adapun luas lahan yang dikuasai tanpa izin dan persetujuan PTPN VIII kurang lebih 30,91 hektar. Itu sebabnya, PTPN VIII meminta pihak ponpes segera menyerahkan lahan lantaran menyalahi ketentuan yang berlaku.

Terkait dengan surat somasi itu, Rizieq Shihab bersedia melepas apabila digunakan untuk kepentingan negara. Tapi, melalui kuasa hukumnya, Rizieq minta ganti kerugian.

Artikel Lainnya