Lezatnya Soto Ayam Lamongan, Dinobatkan sebagai Salah Satu Sup Terenak di Dunia, Wow!

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Shutterstock.

Soto merupakan makanan khas Indonesia. Masakan berkuah ini memiliki ciri dan perbedaan di tiap-tiap daerah. Secara umum, soto menggunakan daging ayam, kambing, sapi atau kerbau. Tergantung daerah masing-masing.

Ada kabar gembira bagi pecinta soto. Utamanya soto ayam. Di awal bulan ini CNN merilis 20 sup terenak di dunia. Sementara soto ayam dimasukkan di dalamnya. Wow!

Mengutip Good News From Indonesia, soto ayam disandingkan dengan rekan-rekannya dari Asia. Sebut saja toom yung goong (Thailand), tonkotsu ramen (Jepang), lanzhou beef (Cina), pho bo (Vietnam), dan mohinga (Myanmar).

Jelas pecinta soto bertanya-tanya mengapa hanya soto ayam. Bukankah Indonesia memiliki keragaman soto yang cukup banyak. Sejauh ini tidak dijelaskan bagaimana metode CNN membuat daftar ini. Lupakan.

Indonesia memiliki keragaman soto di tiap-tiap daerah. Di Jawa saja cukup banyak versi dan gaya, serta penyebutannya. Di Banyumas terdapat sroto, sedangkan di Tegal disebut saoto. Adapun di Pekalongan bisa menemukan taoto, karena dihidangkan dengan taoco.

Bahkan di Pekalongan bisa menemukan soto kebo alias soto daging kerbau yang mulai jarang. Salah satunya karena pasokan daging kerbau yang tidak sebanyak dan selancar daging sapi.

Kemudian soto yang menggunakan daging ayam meliputi soto lamongan. Soto ini memiliki kuih kuning keemasan dari kunyit yang dibakar. Kemudian soto kudus yang penampakannya hampir sama, namun selalu dihidangkan dalam mangkok kecil.

Adapun soto ayam yang tidak merujuk kota asal adalah Soto Kadipiro di Jalan Wates, Yogyakarta. Ini unik karena umumnya soto di Yogya menggunakan daging sapi.

Daging sapi umum digunakan dalam ragam soto Nusantara. Sebut saja soto padang yang bercirikan daging yang digoreng garing ala dendeng dan kerupuk merah.

Di Betawi dua soto dengan kuah yang hampir sama namun isi yang berbeda, yakni soto betawi dan soto tangkar. Soto betawi berisi daging sapi sementara kata “tangkar” diambil dari tulang iga dengan sedikit sisa daging.

Inilah inovasi kalangan bawah pada zaman Belanda untuk menikmati hidangan yang tak kalah dengan orang berpunya. Sekilas, soto tangkar kuahnya lebih kemerahan dibanding soto betawi.

Geser sedikit ke selatan ada soto bogor di Kota Hujan, ke Purwakarta ada soto sadang, dan di Bandung bertemu soto bandung yang khas dengan taburan kedelainya.

Menariknya, ke timur kita akan bertemu soto ayam. Mulai dari Soto Bangkong di Semarang, soto kudus (tentu di Kudus), hingga soto lamongan dari Kabupaten Lamongan.

Artikel Lainnya