Lereng Gunung Kelud Berubah Biru Navy, Ratusan Angota SKCC Perkenalkan Jersey Baru dengan Gowes

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Main Sepeda.

Lereng Gunung Kelud yang ada di Kabupaten Kediri mendadak berubah warna. Dari kejauhan biasanya lereng Kelud berwarna hijau, tiba-tiba menjadi biru. Biru navy.

Apalagi warna biru itu memanjang. Lebih mirip ular yang meliuk-liuk di jalan dengan warna biru navy. Itulah Serdadu Kelud Cycling Club (SKCC), yakni komunitas sepeda road bike di Kabupaten Kediri dan sekitarnya. 

Maklum jumlahnya mencapai ratusan. Mengutip Main Sepeda, SKCC melakukan gowes bareng, bersamaan dengan peluncuran seragam atau jersey anyar tahun ini.

Komunitas asal Kabupaten Kediri itu memperkenalkan kostum barunya dengan gowes bareng pada Minggu 8 Maret lalu. Mereka juga mengundang sejumlah cyclist dari komunitas lain untuk turut berpartisipasi di acara ini.

Perkenalan jersey baru SKCC ini diikuti 250 cyclist. Dari jumlah itu, sekitar 100 di antaranya tamu dari berbagai komunitas di Kediri Raya. Mulai dari Harmony Cycling Club (HCC), Prima AC CC, Liar CC, dan Prisada Roadbike Club Tulungagung.

Start dimulai dari kediaman Samsunawan, salah satu pentolan SKCC, di Jimbun, Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Selanjutnya rombongan menuju Simpang Lima Gumul (SLG). Tujuan selanjutnya adalah ke titik akhir, di salah satu resto di Kabupaten Kediri. Total jaraknya 75 kilometer.

Resto yang mereka tuju berada di lereng Gunung Kelud. Tak jauh dari Pos 1 Kelud. Sehingga peleton harus sedikit nanjak untuk menjangkau garis akhir.

Samsunawan, Nato Nagara, Deni Aardis, dan Cuk Budi Susilo yang bertindak sebagai road captain, berusaha menjaga rombongannya tetap menyatu hingga finis.

“Peleton kami utuh dari start sampai finis. Sebab kami menjaga kecepatannya di angka 30 km/jam. Speed santai ini membuat sekitar 20 cyclist perempuan yang mengikuti acara gowes bareng ini tidak tercecer," kata Nawan, sapaan akrab Samsunawan.

Tiba di rumah makan yang dituju, mareka sarapan bareng dan dilanjutkan dengan ramah tamah. Acara dikemas dengan sederhana dengan menjunjung protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Artikel Lainnya