nyedulur.com

Langka, Koloni Paus Tombak Terganggu Navigasi Sonar, Bisa Karena Fenomena Alam

Nyedulur
  • 8 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Kumparan.

Terdamparnya kawanan paus tombak di Pantai Desa Patereman, Kecamatan Modung, Bangkalan, Jawa Timur terus disorot. Masalahnya mamalia laut yang terdampar cukup banyak. Yakni satu koloni dan menyebabkan tanda tanya besar.

Terlebih nelayan di sekitar pantai mengaku baru pertama kali menyaksikan fenomena tersebut. Biasanya paus yang terdampar satu atau dua ekor. Seekor paus yang terdampar biasanya terlepas dari kawanan saat berburu makanan.

Begitu juga dengan yang disampaikan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Wilayah II Jawa Timur, yang menganggap terdamparnya koloni paus merupakan fenomena langka.

“Ini fenomena langka, biasanya yang terdampar di pantai hanya beberapa ekor, tapi ini sampai puluhan atau satu koloni,” kata Kepala Bidang Konservasi Sumberdaya Alam BKSDA Wilayah II Jawa Timur, RM Wiwied Widodo, mengutip Kompas.

Saat ini pihaknya melalukan pemeriksaan sampel pada paus tersebut. Menurut Wiwied, penyebab terdamparnya mamalia laut yang dilindungi ini bisa disebabkan gangguan alam.

“Penyebabnya bisa beragam. Bisa dari gangguan sonar yang berasal dari gangguan alam seperti gempa atau patahan bumi, atau bahkan mereka hanya mencari makan. Saat ini kami diberi waktu tiga hari,” terangnya.

BKSDA Jawa Timur kata dia diberi waktu tiga hari untuk mengungkap fenomena tersebut. sebanyak 39 ekor mati dan dikuburkan di sekitar pantai. Sedangkan tiga lainnya dilepas Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Artikel Lainnya