Ladies, Jangan Abai dengan Gangguan Kesehatan dan Fisik, Bisa Jadi Gejala Kanker

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Keck Medicine for USC.

Kanker menjadi penyakit mematikan ketiga di Indonesia setelah jantung. Selain itu, penyakit mematikan ini juga menduduki nomor dua di dunia.

Lebih mengerikan bila penyakit berbahaya ini sering tidak terdeteksi. Tidak hanya itu, pertanda kanker juga sulit dipastikan, dan jsutru dapat menyebabkan tubuh makin memburuk.

Sebetulnya kanker bisa disembuhkan. Dengan catatan terdeteksi sejak awal. Namun jika diabaikan dapat menghancurkan Anda. Berikut tanda kanker pada perempuan yang sering diabaikan yang sudah dirangkum dari Suara.

Pendarahan vagina atau pendarahan dubur kadang-kadang diabaikan perempuan.

“Ini sering kali menandakan proses yang mengkhawatirkan seperti kanker rahim atau usus besar. Tanda-tanda ini seringkali menakutkan dan perempuan mungkin tidak mau mengakui bahwa mereka membutuhkan pengujian lebih lanjut,” kata Soma Mandal, MD, seorang spesialis kesehatan wanita di Summit Medical Group di Berkeley Heights, New Jersey.

“Jika ada pendarahan yang berasal dari tempat yang biasanya tidak ada, yang terbaik adalah meminta dokter untuk memeriksanya,” imbuhnya.

Selain itu, merasa kelelahan secara konstan juga bisa menjadi tanda kanker.

“Jika Anda merasa kelelahan secara umum tidak peduli berapa banyak tidur, istirahat atau kafein yang Anda konsumsi, maka itu bisa menjadi tanda kanker,” kata Dr. Jill Stocker, DO, seorang dokter di West Hollywood, California

Selanjutnya, sering kembung, nyeri atau tekanan dari tulang kemaluan hingga di bawah tulang rusuk yang berlangsung lebih dari dua minggu merupakan tanda peringatan kanker ovarium. Tanda-tanda itu disampaikan Shieva Ghofrany, MD, seorang OB-GYN di Stamford, Connecticut.

Penambahan berat badan yang tidak diketahui sebabnya dan perubahan kebiasaan buang air besar bisa menjadi tanda-tanda halus dari kanker ovarium.

“Tanda-tanda kanker ovarium bisa sangat kabur. Perempuan sangat mungkin mengabaikan perubahan dalam kebiasaan buang air besar dan berat badan mereka,” kata Kameelah Phillips, MD, seorang OB-GYN di New York City

Penurunan berat badan tanpa sebab bisa menjadi tanda bahaya.

“Ini bisa menjadi masalah, terutama jika disertai dengan hilangnya nafsu makan atau perubahan kebiasaan buang air besar. Sejumlah kanker bisa muncul dengan cara ini, termasuk kanker kerongkongan, hati, usus besar dan pankreas, serta leukemia atau limfoma,” kata Peterson Pierre, MD, seorang dokter kulit di Thousand Oaks, California.

Artikel Lainnya