nyedulur.com

Kreatif, Guru SDN di Jambi Gunakan TikTok untuk Belajar Jarak Jauh, Hasilnya, Wow!

Nyedulur
  • 19 hari yang lalu
  • arief

Aplikasi zoom menjadi penting menjalankan aktivitas di tengah pandemi Covid-19. Hampir seluruh kegiatan dilakukan memanfaatkan aplikasi tersebut. Namun tidak jarang pertemuan tersebut membuat bosan.

Seperti yang dilakukan gurus SDN 131 Kota Jambi, Nurfaidah. Dia mulai menerapkan aplikasi TikTok sebagai metode pembelajaran jarak jauh. Hasilnya, cukup jitu. Seluruh muridnya tidak bosan.

Menurutnya, TikTok saat ini sudah digandrungi seluruh lapisan masyarakat. Terutama anak-anak dan remaja sudah mulai menggunakan aplikasi tersebut.

Mengutip Kompas, teknologi ini dimanfaatkan Nurfaidah sebagai media pembelajaran. Dia memanfaatkan TikTok untuk membuat konten belajar agar siswanya senang.

“Saya menanyakan kepada anak-anak, mau dibuatkan video apa, rata-rata mereka menjawab saya membuat TikTok. Ya sudah saya buatlah video dengan aplikasi TikTok. Ternyata mereka sangat senang,” ujar Nurfaidah yang juga guru mitra Tanoto Foundation ini, Kamis 18 Februari 2020.

Nurfaidah mengakui terus berinovasi agar siswa tidak merasa bosan ketika belajar, karena biasanya dia menggunakan Zoom ketika belajar jarak jauh.

“Lama-lama kan bosan juga terus menggunakan Zoom, jadi diselingi dengan pembuatan media belajar menggunakan TikTok,” ujarnya.

Nurfaridah mengatakan, siswanya tertarik pada video TikTok karena melihat konten kreatif yang dibuatnya.

“Saya buat ringkasan materinya, sehingga ketika saya meminta siswa membaca materi tentang energi pada mapel IPA, saya tinggal buat summary atau ringkasannya saja dari materi tersebut,” ujarnya.

Menurut Nufa, panggilan akrabnya, peran orangtua juga perlu karena paling tidak mereka diminta mendampingi untuk melihat video pembelajaran melalui TikTok.

“Agar anak tidak melihat konten yang lain, sehingga bisa lebih fokus ke materi ajar,” katanya.

Nufa mengakui, materi pembelajaran dengan TikTok digemari oleh anak-anak sebagai bahan belajar. Salah satu materi yang dijadikan tugas adalah pelajaran Bahasa Indonesia tentang cara mudah membuat peta pikiran.

“Selain itu, materi yang dilihat melalui TikTok bisa didiskusikan bersama orantua,” katanya.

Sementara itu, Eny Wahyuni (41), orangtua M Abiyu Lakeswara (11), siswa kelas VB SDN 131 Kota Jambi, mengaku senang anaknya memiliki ragam pilihan media belajar.

Menurutnya dengan melihat materi ajar melalui TikTok, pembalajaran menjadi begitu menyenangkan.

Artikel Lainnya