Korban Capai 14 Orang, Polri Dalami Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral Makassar, Listiyo Sigit: Tidak Usah Panik

Nyedulur
  • 20 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: JPNN.

PR berat diemban Jenderal Listiyo Sigit Prabowo. Kapolri yang baru menjabat beberapa bulan itu sudah disibukkan dengan penanganan aksi terorisme di Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebuah bom bunuh diri meledak dan melukai 14 korban dalam aksi yang diduga aksi terorisme di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu 28 Maret 2021.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada semua agar tidak panik menyikapi peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini Polri sudah melakukan penyelidikan dan mendalami pelaku bom bunuh diri tersebut.

“Kami sedang mendalami dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Untuk masyarakat, tidak usah terlalu panik. Kami sedang dalami pelakunya,” kata Listyo mengutip JPNN.

Dia mengatakan bahwa Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah melakukan penindakan terhadap para kelompok teroris. Menurutnya, hal itu merupakan komitmen Polri untuk memberangus jaringan-jaringan teroris tersebut.

Peristiwa diduga bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral, Jalan Kartini, Makassar, Sulsel, Minggu 28 Maret 2021 pagi.

Pelaku diduga berjumlah dua, dan menggunakan sepeda motor saat melakukan aksi bom bunuh diri tersebut. Saat ini, polisi masih terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi.

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan terdapat 14 orang yang menjadi korban aksi terorisme itu.

Ke-14 korban mayoritas jemaah Gereja Katedral Makassar akibat serpihan bom bunuh diri yang dilakukan oleh dua teroris di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan

Argo Yuwono menerangkan sebanyak 14 korban luka-luka sudah dilarikan ke RS Pelamonia untuk menjalani perawatan.

Artikel Lainnya