nyedulur.com

Kompetisi Liga 1 Tidak Jelas, David da Silva Tinggalkan Persebaya, Putuskan Kontrak Dini

Nyedulur
  • 3 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Persebaya.id

Skuad Persebaya keropos. Salah satu pemain Bajul Ijo, David da Silva memilih memutuskan kontrak lebih awal. Penyerang asal Brasil itu mengambil keputusan pahit, meskipun kontraknya tersisa hingga Desember 2020. 

Alasan David memutus kontrak lantaran kompetisi Liga I yang tidak jelas. Menurutnya, selama sepuluh bulan berada di Indonesia tidak bermain merupakan pukulan telak baginya. Penanganan virus corona yang belum membaik dan alasan pilkada membuat PSSI menghentikan semua kompetisi.      

“Situasi ini tidak baik bagi saya. Sudah sepuluh bulan saya tidak bermain. Saya harus melangkah. Tidak bisa menunggu situasi ini,” kata David dikutip dari laman resmi Persebaya.

Pengakuan David da Silva saat ini tengah banjir tawaran. Sejumlah klub asal Asia Tenggara dan Asia lainnya sudah mengajukan pembicaraan. Sayangnya penyerang berusia 30 tahun itu belum menjelaskan tim mana saja yang sudah menawarnya.

“Lihat beberapa hari ke depan,” ujarnya.

David menyampaikan terimakasih kepada Persebaya dan Bonek yang telah mendukung selama ini. Ia mengaku Persebaya telah banyak membantu. Baik dari karir maupun keluarganya.

Begitu juga dengan Bonek. David mengaku tidak akan melupakan fanatisme suporter seperti yang ditunjukkan Bonek.

Memiliki nama lengkap David Aparecido da Silva, bergabung dengan Persebaya pada 2018. Dia langsung nyetel dan menjadi momok di lini depan Bajul Ijo. Bermain 25 kali dia telah mengemas 24 gol bareng Persebaya.

Itu sebabnya Bonek sangat menyukai penyerang ini. Meskipun dia sempat hengkang ke Liga Korea, nama besarnya masih dibutuhkan pendukung Persebaya.

Sementara itu, Manajer Persebaya Chandra Wahyudi tidak menampik kepergian David da Silva.

“Kami menghargai keputusan David. Siapapun, saya kira memang tidak nyaman dengan situasi ini. Belum ada kepastian akan kelanjutkan kompetisi. Kami pun sama. Menjadi serba salah ketika akan bergerak,” ujar Candra Wahyudi.

Artikel Lainnya