Kira-kira Ditahan Nggak Ya, Dosen Unej yang Diduga Mencabuli Ponakan? Tunggu, Hari Ini Diumumkan

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Polres Jember segera mengumumkan status dosen Universitas Jember. Pria berinisial RH itu telah diperiksa sejak April lalu, dengan dugaan pencabulan. Adapun korbannya adalah keponakannya sendiri.

Bahkan RH belum keluar dari ruang pemeriksaan hingga Rabu 5 Mei 2021 malam. Sementara Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna berjanji mengumumkan status kepada RH.

“Kita punya waktu 1 x 24 jam untuk memeriksanya. Jika hasil pemeriksaan memungkinkan untuk ditahan, ya akan kita tahan,” kata Komang Yogi Arya Wiguna, mengutip Jatimnet, Kamis 6 Mei 2021.

Kepastian RH jadi ditahan atau tidak akan diumumkan secepatnya. Hal senada juga disampaikan Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Satreskrim Polres Jember, Iptu Dyah Vitasari.

“Unsur-unsur pidananya semua sudah terpenuhi. Jadi setelah kita BAP, akan langsung kita tahan beserta penyitaan barang bukti,” kata Dyah. Menurut Dyah, RH datang dengan didampingi enam pengacara.

Polisi menjerat RH dengan UU Perlindungan Anak Pasal 82 ayat 2 juncto Pasal 76E dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.

Ancaman hukuman terhadap RH, menurut polisi, bisa ditambah sepertiga dari ancaman karena korban merupakan anak asuhnya sendiri.

RH dilaporkan melakukan pencabulan kepada keponakannya awal April 2021. Korban merupakan keponakan dari istrinya yang selama ini dirawat seperti anak sendiri karena kedua orang tua korban berpisah.

Artikel Lainnya