Keren, Makanan Ini Dapat Redakan Stres, Malah Bagus untuk Kesehatan Mental

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: IST.

Tekanan stres tinggi menyulitkan beraktivitas. Bahkan untuk memejamkan mata cukup sulit. Akibatnya banyak pekerjaan yang terbengkalai. Dampak lain adalah masalah kesehatan.

Sebetulnya banyak cara meredakan stres. Misalnya berolahraga, yoga, meditasi, mendengarkan musik hingga makan. Untuk urusan yang terakhir jangan asal makan.

Tapi ingat, jangan asal makan. Ada makanan tertentu yang bisa meredakan stres. Jangan khawatir gemuk. Makanan ini jauh dari penyebab obesitas. Satu lagi, murah!

Mengutip Suara, bubuk teh hijau cukup populer di kalangan penggemar kesehatan karena kaya akan L-theanine, asam amino non-protein dengan sifat pereda stres yang cukup kuat.

Matcha adalah sumber asam amino yang lebih banyak dibandingkan jenis teh hijau lainnya, karena dibuat dari daun teh hijau yang ditanam di tempat teduh. Proses ini meningkatkan kandungan senyawa tertentu, termasuk L-theanine.

Studi pada manusia dan hewan menunjukkan bahwa matcha dapat mengurangi stres jika kandungan L-theanine-nya cukup tinggi dan kafeinnya rendah.

Selanjutnya, ubi jalar dapat membantu menurunkan hormon stres kortisol. Meskipun kadar kortisol diatur dengan ketat, stres kronis dapat menyebabkan disfungsi kortisol, yang dapat menyebabkan peradangan, nyeri, dan efek samping lainnya.

Sebuah studi selama delapan minggu pada wanita dengan berat badan berlebih atau obesitas, menunjukan bahwa mereka yang makan makanan yang kaya akan karbohidrat padat nutrisi secara signifikan memiliki tingkat kortisol saliva yang lebih rendah, daripada mereka yang mengikuti diet standar Amerika yang tinggi karbohidrat dari bahan olahan.

Ubi jalar adalah makanan utuh yang menjadi pilihan karbohidrat yang sangat baik, dikemas dengan nutrisi yang penting untuk respons stres, seperti vitamin C dan juga kalium.

Kimchi merupakan hidangan sayuran fermentasi yang biasanya dibuat dari kubis napa dan daikon (sejenis lobak). Makanan fermentasi ini mengandung bakteri menguntungkan yang disebut probiotik, yang tinggi vitamin, mineral, dan juga antioksidan.

Penelitian mengungkapkan bahwa makanan fermentasi dapat membantu mengurangi stres dan juga kecemasan. Dalam sebuah penelitian pada 710 orang dewasa berusia muda, mereka yang makan makanan fermentasi lebih sedikit mengalami gejala kecemasan.

Artikel Lainnya