Keren Lho, Daftar Penumpang yang Dapat Perlakuan Istimewa di Pesawat, Bisa Baper Transportasi Lain

Nyedulur
  • 25 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Free Stock Photo.

Penumpang pesawat makin menjanjikan. Tidak hanya fasilitas yang didapat sebelum hingga setelah perjalanan. Perlakuan istimewa di dalam kabin banyak dilakukan airline atau perusahaan penerbangan komersial.

Nah, sekarang ada maskapai yang memberi perlakuan khusus kepada penumpang. Siapa ya mereka?

Bukan sosialita, bukan wanita cantik dengan parfum wangi dan pakaian rapi. Juga bukan pria-pria parlente atau deretan artis. Lantas, siapa dong?

Mengutip Okezone, mantan pramugari, Destyana Ekasari, mengungkapkan hal tersebut lewat situs tanya jawab Quora. Salah satunya adalah anak-anak.

Anak-anak ini disebut sebagai Unaccompanied Minor (UM). Anak-anak yang dimaksud adalah anak yang berusia dari 5 sampai 12 tahun, tanpa ditemani orang dewasa.

Sedangkan anak di bawah umur lima tahun tanpa pendamping tidak akan diterima oleh maskapai penerbangan.

Anak-anak ini akan selalu diawasi dan dijaga oleh petugas darat maupun awak kabin sejak dia diantar oleh keluarganya dari bandara asal, sampai dijemput keluarga di bandara tujuan.

“UM akan diberi identitas khusus oleh maskapai, biasanya dikalungkan identitas, untuk memudahkan petugas dan awak kabin dalam menangani dan mengidentifikasi,” kata Destyana.

Selain itu, wanita hamil masih diperbolehkan naik pesawat apabila membawa surat keterangan kehamilan yang dibuat oleh rumah sakit setempat dalam waktu 32-36 minggu dengan berbagai persyaratan.

“Wanita hamil boleh naik pesawat apabila membawa surat keterangan kehamilan dari dokter bahwa kehamilannya sehat,” ungkap Destyana.

Surat tersebut harus dicantumkan pada saat pemesanan kursi. Bahkan sertifikat diagnosis tersebut harus dilakukan dalam 72 jam sebelum keberangkatan pesawat dan ditandatangani oleh dokter serta cap dari unit medis.

Selanjutnya penumpang kasar, penumpang jenis ini adalah penumpang yang tidak mau mengikuti instruksi keselamatan penerbangan. Selain itu, penumpang yang bersikap mencurigakan dan aneh akan terus diawasi awak kabin.

“Misalnya, dia tidak mau memakai sabuk pengaman, apabila dia bersikeras tidak mau melakukannya, pilot akan turun tangan dan bisa berakibat si penumpang diturunkan. Sepanjang perjalanan awak kabin akan memantau gerak gerik penumpang ini,” kata Destyana.

Para penumpang yang sakit atau terluka diwajibkan memberikan surat keterangan atau diagnosis sebanyak rangkap tiga yang dibuat oleh rumah sakit setempat saat pemesanan kursi.

Artikel Lainnya