Keras, Polisi Virtual Beri Teguran untuk Ratusan Pemilik Media Sosial, Gegara Konten Jahat

Nyedulur
  • sebulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Shutterstock.

Media sosial ajang paling tepat untuk memenuhi kebutuhan. Mau jualan, sosialisasi kegiatan, CSR perusahaa, hingga brand image, semuanya bisa dilakukan di media sosial.

Bahkan menyerang seseorang berbau rasis hingga SARA bisa diterapkan di media sosial. Urusan ini paling efektif dan ampuh. Bahkan bisa membunuh karakter seseorang.

Tapi menyerang melalui media sosial kerap kena semprit polisi siber. Biasanya dijerat dengan UU ITE, lantaran pernyataan hate speech atau ujaran kebencian.

Itu sebabnya virtual police atau polisi virtual telah mengirimkan peringatan terhadap 200 akun media sosial sejak 23 Februari sampai 12 April 2021.

Peringatan dikirimkan kepada akun-akun yang mengunggah konten mengandung unsur suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA) yang berpotensi melanggar Pasal 28 Ayat (2) UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Dari 329 konten yang diajukan peringatan virtual polisi (PVP), 200 lolos verifikasi,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Slamet Uliandi, mengutip Kompas, Selasa 13 April 2021.

Sementara itu, 38 konten saat ini sedang dalam proses verifikasi dan sisanya tidak lolos. Slamet menjelaskan, saat ini virtual police tengah memproses pengiriman peringatan ke 68 akun.

Kemudian, 45 akun sudah dapat peringatan pertama dan 46 akun dapat peringatan kedua.

Sebanyak 27 akun akhirnya tidak dikirim karena konten sudah dihapus sebelum diberikan peringatan.

Sementara itu, peringatan ke 52 akun gagal terkirim karena meski target lolos verifikasi, tapi akun resmi Ditipidsiber diblokir oleh pengguna.

Menurut Slamet, konten yang mengandung unsur SARA itu paling banyak dilaporkan di Twitter dan Facebook.

Kemudian, di Instagram, Youtube, dan Whatsapp. Adapun kerja virtual police yaitu memantau aktivitas di media sosial dan akan melaporkan ke atasan jika menemukan unggahan konten yang berpotensi melanggar UU ITE.

Artikel Lainnya