nyedulur.com

Kenali Manfaat Kacang Mete untuk Kesehatan, Dipercaya Bisa Cegah Diabetes dan Penyakit Jantung

Nyedulur
  • 9 hari yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Taste of Home.

Kacang mete itu memiliki cita rasa yang unik. Gurih dan lebih creamy. Itu sebabnya mete lebih dipilih masyarakat untuk dikonsumsi, meski harganya sedikit lebih mahal dibanding kacang lainnya.

Kacang ini diambil dari buah jambu mete. Biasanya pohon jambu mete ini terdapat di kawasan tropis. Sebut saja Brasil, Mozambik, Ghana, maupun Indonesia. Namun kini telah banyak dibudidayakan di berbagai kawasan dengan iklim yang lebih hangat di dunia.

Perlu diketahui bahwa kacang mete juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Meski kerap disebut kacang, pada dasarnya mete adalah biji dari pohon. Kacang mete kaya akan nutrisi dan senyawa tanaman yang berkhasiat. Itu sebabnya mete memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Melansir CNN Indonesia bahwa kacang mete mengandung kalori, protein, lemak, karbohidrat, serat, tembaga, magnesium, mangan, seng, fosfor, vitamin K, vitamin B6, dan masih banyak lagi lainnya.

Kacang mete juga rendah gula dan menjadi sumber serat yang baik. Selain itu, kacang mete juga mengandung jumlah protein yang hampir sama dengan daging yang dimasak.

Seperti kacang lainnya, mete juga memberikan manfaat untuk kesehatan. Apa saja manfaatnya?

Kacang dan biji-bijian dianggap sebagai pembangkit tenaga antioksidan, tak terkecuali kacang mete. Antioksidan merupakan senyawa yang menjaga tubuh dari ancaman kerusakan akibat paparan radikal bebas.

Pada gilirannya, antioksidan membantu mencegah peradangan yang menyebabkan sejumlah penyakit. Sesungguhnya, orang yang ingin menurunkan berat badan disarankan untuk membatasi jumlah asupan kacang.

Namun, penelitian mulai menghubungkan diet kaya kacang sanggup menurunkan berat badan lebih signifikan.

Hal ini diduga kandungan kalori dalam kacang mete yang lebih rendah. Healthline mencatat terdapat 157 kalori dalam seporsi kacang mete (28 gram).

Penelitian menunjukkan bahwa tubuh manusia dapat mencerna dan menyerap sekitar 84 persen dari kalori tersebut. Pasalnya, sebagian lemak yang dikandungnya tetap terperangkap di dalam dinding berserat kacang mete daripada diserap oleh sistem pencernaan.

Asupan kacang disebut dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke. Hal ini telah ditemukan dalam sejumlah penelitian.

Salah satu penelitian menemukan, penderita diabetes tipe-2 yang mengonsumsi 10 persen kalori hariannya dari kacang mete memiliki rasio kolesterol jahat LDL dan kolesterol baik HDL yang lebih rendah daripada kelompok yang tidak mengonsumsi kacang mete.

Rasio LDL dan HDL yang rendah dipandang sebagai penanda kesehatan jantung yang baik.

Artikel Lainnya