nyedulur.com

Kenali Bahaya Makanan Junk Food, Bisa Picu Obesitas dan Jantung

Nyedulur
  • 2 bulan yang lalu
  • arief

Sumber Foto: Eater LA.

Mengonsumsi makanan junk food memang lezat. Sebut saja burger, hot dog, sandwich yang terdiri atas roti, daging sapi/ayam, maupun daging olahan, sayuran, dan berbagai macam saus.

Faktanya makanan cepat saji ini memiliki sisi jahat yang terselubung. Cukup banyak penyakit serius yang mengintai di balik lezatnya junk food. Sedikitnya ada lima penyakit yang bisa menjadi ancaman.

Physicians Committee for Responsible Medicine telah menerbitkan hasil penelitian yang diumumkan ke Nutrition and Cancer menyebutkan bahwa banyak sampel ayam panggang cepat saji yang diuji mengandung 2-Amino-1-methyl-6-phenylimidazo (4,5-b) pyridine atau yang disebut dengan PhIP.

Dikutip dari IDN Times, organisasi tersebut mengatakan zat yang terbentuk ketika daging dipanaskan hingga suhu tertentu ini dikaitkan dengan kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus besar.

Terlebih lagi, daging makanan cepat saji juga mengandung natrium nitrat dan natrium nitrit. Bahan tersebut ditambahkan untuk menjaga warna daging dan menghambat pertumbuhan bakteri.

Satu studi yang diterbitkan jurnal Environment International menemukan bahwa individu yang sering makan makanan cepat saji memiliki tingkat metabolit phthalates sebanyak 35 persen lebih tinggi daripada individu yang lebih sering makan makanan yang disiapkan sendiri atau dibeli di toko bahan makanan.

Phthalates merupakan bahan kimia yang biasa digunakan untuk melapisi kemasan makanan dan minuman plastik. Bahan tersebut bisa menyebabkan peradangan.

Survei yang diterbitkan Journal of American College of Nutrition, orang yang makan makanan cepat saji setidaknya satu dari dua hari memiliki indeks massa tubuh lebih tinggi. Sederhananya, junk food bisa menyebabkan obesitas.

Masih banyak makanan bergizi yang lebih bermanfaat. Sebab junk food masih memiliki dua risiko kesehatan lainnya

Artikel Lainnya